Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Tinggal menghitung hari saja, momen perayaan Idul Adha sudah hadir di depan mata. Momen penuh keberkahan ini jelas disambut dengan ceria karena umat muslim saling berbagi daging kurban kepada sesama. Bagi yang tinggal di dekat masjid, nggak jarang juga mendapatkan kiriman daging kurban yang didistribusikan ke wilayah sekitar.
Berbagai olahan daging kurban pastinya dihadirkan untuk dinikmati bersama keluarga. Namun, saat masih ada stok daging yang tersisa, perhatikan trik penyimpanan daging yang tepat agar awet dan tetap layak dikonsumsi. Seperti apa sih?

Jika masih menyisakan daging kurban segar yang belum diolah, menyimpannya di kulkas bisa jadi pilihan yang tepat agar bisa dimasak di kemudian hari. Tapi, jangan asal menyimpan karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tetap awet dan layak dikonsumsi.
Perlu nggak sih mencuci daging segar sebelum dimasukkan ke dalam kulkas? Pertanyaan ini pasti sering bikin galau. Ternyata jawabannya nggak perlu kok. Hal ini untuk mencegah kontaminasi silang bakteri yang ada pada daging yang menambah penyebarannya.

Daripada menyimpan daging dalam potongan besar, lebih baik iris-iris terlebih dahulu. Hal ini juga dapat meminimalisir penyebaran bakteri lewat kontaminasi silang saat daging disimpan.
Setelah itu, simpan daging dalam wadah per porsi sesuai dengan berapa banyak yang akan dimasak. Cara ini dinilai lebih praktis dan memudahkan sehingga nantinya kamu cukup mengambil daging yang dibutuhkan. Nggak perlu bolak-balik keluar masuk dari kulkas.

Wadah untuk menyimpan daging juga perlu diperhatikan agar kualitasnya nggak menurun. Pastikan bungkus daging dalam plastik khusus pembungkus makanan atau wadah kedap udara. Hal ini untuk mencegah daging terpapar udara dan membuatnya jadi lebih kering. Sebenarnya daging masih bisa dimasak, hanya saja menurunkan kualitas rasanya.
Setelah disimpan dalam wadah kedap udara, masukkan daging ke dalam freezer. Namun, perlu diingat bahwa daging yang sudah keluar dari penyimpanan sebaiknya tidak dimasukkan lagi ke dalam kulkas jika ingin kondisinya tetap segar. Hal ini karena paparan udara ketika daging berada di suhu ruang bisa menyebabkan kondisinya kering, sehingga menurunkan cita rasanya.

Salah satu trik penyimpanan yang mempengaruhi kondisi kesegaran daging adalah suhu freezer yang tepat. Ternyata nggak hanya asal dingin saja, lho! Menurut United States Department of Agriculture (USDA), suhu tersebut dianggap ideal karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri, ragi, jamur, dan mikroba lain yang membahayakan kesehatan.
Jadi, bagaimana mengetahui jika suhu di dalam freezer sudah tepat? Caranya adakan dengan mengukur suhu makanan beku dengan termometer. Biarkan selama 5-7 jam, lakukan dua kali untuk memastikannya.
Itu tadi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menyimpan daging kurban agar tetap awet dan layak dikonsumsi. Jadi, mau masak menu Idul Adha apa saja nih di rumah nanti, Sahabat Dream?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya