Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Gili Ketapang (Sumber: Intaninchan.wordpress.com)
Dream - Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan setiap tahunnya. Pesona Gunung Bromo yang eksotis menggiring masyarakat untuk mengunjungi salah satu daerah di Jawa Timur ini.
Meskipun dapat ditempuh melalui Pasuruan, tapi sebagian besar pengunjung lebih memilih jalur pendakian melalui Probolinggo untuk sampai ke Bromo karena aksesnya dianggap lebih mudah. Selain Bromo, 'kota mangga' ini juga menyimpan beberapa wisata alam yang luar biasa.
Seperti arung jeram Songa yang memiliki arus cukup deras dan menjadi incaran para pecinta olahraga air. Selain itu Probolinggo juga dikelilingi pantai-pantai yang tak kalah indah. Dan satu lagi, ada sebuah pulau unik yang terletak di seberang Pelabuhan Tanjung Lembaga, Probolinggo.
Adalah Pulau Gili Ketapang, yang dihuni oleh mayoritas keturunan Madura. Ada satu keunikan yang membuat pulau ini menjadi buah bibir di masyarakat setempat.
Konon, menurut cerita masyarakat sekitar, pulau ini diyakini bisa bergerak. Asal usul nama Gili Ketapang sendiri berasal dari kepercayaan bahwa pulau ini memiliki kekuatan gaib yang membuatnya dapat bergerak perlahan ke tengah lautan.
Diceritakan, pada awalnya pulau ini menjadi satu bagian dengan Desa Ketapang, Kecamatan Sumerasih. Namun saat Gunung Semeru meletus, terjadilah gempa bumi dahsyat yang memisahkan kedua daratan tersebut.
Kemudian Desa Ketapang terpisah sejauh lima kilo mil dari arah kota Probolinggo. Sejak itu masyarakat setempat menyebut pula dengan nama Gili Ketapang yang dalam bahasa Madura berarti 'pulau mengalir'.
Meskipun penduduknya sangat ramah, tapi orang-orang yang datang ke sana cukup terkendala dengan masalah bahasa. Rata-rata penduduk hanya berkomunikasi dengan bahasa Madura dan tidak bisa bahasa Jawa apalagi bahasa Indonesia.
Sebagian besar penduduk berprofesi sebagai nelayan. Tapi anehnya, di pulau ini juga sangat banyak ditemukan kambing liar tanpa ada penggembala ataupun pemiliknya.
Selain itu, pulau unik ini juga memiliki Goa Kucing yang dikeramatkan. Konon goa ini dihuni oleh seekor kucing gaib yang bertubuh jauh lebih besar daripada kucing pada umumnya. Masyarakat percaya bahwa goa ini merupakan petilasan Syekh Maulana Ishaq, seorang ulama penyebar agama Islam.
Lokasi Goa Kucing terletak di sebelah timur pulau, berdekatan dengan sebuah masjid. Goa Kucing memiliki bentuk seperti lubang sumur yang bisa dimasuki oleh satu orang. Di dalam goa tersebut terdapat mata air tawar.
Menurut penuturan sang juru kunci, konon hingga saat ini lokasi Goa Kucing ini masih digunakan untuk tirakat bagi orang yang mencari berkat di malam-malam tertentu.
(Dari bebagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?