5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi Negara Vanuatu Merupakan Salah Satu Negara Yang Belum Terpapar Virus Corona (Foto: Pixabay.om)
Dream – Pandemi virus corona melanda setidaknya 211 negara di seluruh dunia. Angka kematian pun sangat tinggi.
Meski begitu, ternyata masih ada beberapa negara yang belum memiliki kasus positif Covid-19 terkonfrimasi. Salah satunya adalah Vanuatu.
Vanuatu terletak di Samudra Pasifik, atau lebih tepatnya sebelah timur Australia. Dikutip dari liputan6.com, Negara ini belum melaporkan satu pun kasus virus corona.
Vanuatu adalah negara kepulauan dengan jumlah 80 pulau membentang di sepanjang timur laut Kaledonia Baru. Vanuatu hanya memiliki penduduk 300 ribu jiwa.
Meski begitu, dia menjadi negara yang tidak terpapar wabah virus corona.
© pexels.com
Mengapa bisa terjadi? Hal ini mungkin karena kondisi negara berupa kepulauan yang jauh dari pusat penyebaran corona. Sehingga Vanuatu masih aman dari virus mematikan tersebut.
Tetapi, pemerintah Vanuatu telah melakukan berbagai pencegahan virus yang lebih agresif. Hal ini mereka lakukan supaya virus corona yang memakan korban puluhan ribu jiwa itu tidak sampai ke negara tersebut.
12 April kemarin, kurang lebih 62 orang baru saja menyelesaikan masa karantina di sebuah resor selama 14 hari di Ibu Kota Vanuatu. Orang-orang ini adalah warga Port Villa (Ibu Kota Vanuatu) yang baru saja pulang dari Sydney, Australia, sesaat sebelum Vanuatu menutup semua jalur keluar-masuk kepulauan.
Bahkan kapal pesiar pun dilarang berlabuh di sepanjang perairan Vanuatu. Maskapai penerbangan berhenti beroperasi. Hotel dan restoran banyak yang menutup bisnisnya sementara.
© pixabay.com
Sebagai upaya pencegahan, pemerintah Vanuatu telah memberlakukan jam malam. Restoran dan pelayanan publik diperbolehkan beroperasi hingga pukul 19.30 saja. Para warga juga diimbau untuk tidak keluar malam selama pukul 21.00 sampai 04.00 pagi.
Selain itu, pemerintah juga mewajibkan toko, bank, dan restoran untuk menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk.
Langkah ini diambil untuk melindungi warga Vanuatu dari bahaya virus corona. Karena Vanuatu adalah negara terpencil, sedangkan virus corona COVID-19 adalah ancaman besar. Mengingat keterbatasan rumah sakit dan tenaga medis di negara ini.
" Sebagai seorang ayah dan penduduk negara ini, saya sangat khawatir. Kami tidak punya fasilitas memadai untuk mengendalikan virus itu. Kami bahkan tidak punya cukup air untuk cuci tangan," ucap Kalfau Moli, salah seorang warga Vanuatu, seperti dilansir dari The Guardian.
Russel Tamata, Jur Bicara tim penanggulangan COVID-19 mengatakan terpaksa melakukan pencegahan yang sangat agresif. Karena Vanuatu memiliki banyak keterbatasan fasilitas kesehatan. Sedangkan virus corona adalah ancaman yang sangat besar bagi negara terpencil seperti Vanuatu.
© foto instagram @vanuatuislands
Akan tetapi, meskipun minim fasilitas kesehatan dan ketakutan pemerintah akan bahaya virus corona, Vanuatu merupakan salah satu negara paling bahagia di dunia dengan urutan empat besar negara paling bahagia di dunia.
Gelar ini didapatkan berdasarkan penilaian dari Happy Planet Index yang melihat dari sejumlah kategori, mulai dari kesejahteraan bangsa, angka harapan hidup, tingkat kesenjangan dan ekologi.
Pemerintah dan Masyarakat Vanuatu berharap tetap bisa mempertahankan statusnya hingga wabah ini berakhir. Selain sebagai negara paling bahagia, juga sebagai negara yang tidak terkena corona Covid-19.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?