Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Emilie Saat Dibersihkan Lendirnya Oleh Sang Ibu (Facebook)
Dream - Ramai di Facebook video Emilie, seorang bocah asal Thailand yang hidungnya dibersihkan oleh sang ibu menggunakan spuit dan cairan NaCl0,09%. Dalam video tersebut, Emilie tampak terbiasa dibersihkan lendirnya dengan spuit.
Saat sang ibu menyemprotkan cairan, dalam hitungan ketiga, Emilie terlihat tenang dan menurut. Lendir pun keluar banyak dari hidungnya. Video yang diunggah di akun Facebook Emilie itu sudah ditonton 47 juta kali.
Banyak orang penasaran apakah metode tersebut aman dilakukan, terutama untuk anak balita yang belum bisa mengeluarkan lendir dari hidung sendiri. Terkait hal ini Prof. Dr. dr. Delfitri Munir, SpTHT.KL (K) menjelaskan kalau metode tersebut boleh dilakukan.
"Dianjurkan tekanan tidak terlalu kuat dan tiba-tiba, hal ini untuk mencegah terjadinya aspirasi/ air masuk ke paru. Sebaiknya kepala anak dimiringkan ke kiri kalau mencuci hidung kanan, demikian juga sebaliknya," ujar Profesor Delfitri, kepada Dream.co.id 23 Mei 2017.
Membersihkan lendir di hidung anak ini juga dapat dilakukan dengan pipet penyedot khusus yang banyak dijual di apotik. Membersihkan lendir dengan cara ini baru bisa dilakukan pada anak yang berusia di atas 6 bulan. Menurut dokter Delfitri, membersihkan lendir ini juga disarankan untuk orang dewasa agar pernapasan tetap sehat.
"Pada orang dewasa dianjurkan agar hidup tetap sehat bisa dilakukan saat mengambil wudhu. Bisa mencegah penyakit hidung dan sinus," ujarnya.
Untuk cairan NaCl0,09% dan spuit ini bisa didapatkan di apotek terdekat dengan harga terjangkau. Tertarik mempraktikannya?
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'