Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Instagram Dian Pelangi)
Dream - Ajang pencarian desainer muda berbakat, Wardah Fashion Awards (WFA), kembali digelar. Memasuki musim ke dua, ketua juri, Barli Asmara mengaku senang dengan perubahan format perlombaan tahun ini.
Barli mengungkapkan, pada babak semifinal ini hanya akan dipilih 12 peserta untuk menuju ke tahap final. Sehingga nantinya didapatkan desainer generasi baru yang siap terjun ke dunia fashion.
"Saya senangnya di season dua ini beda, ada juri desainer, seperti Dian Pelangi, ada makeup artist dari Wardah, ada konsultan dari Jakarta Fashion Week sendiri, kami hadirkan juga fashion buyer dari Zalora agar hasil dari WFA ini menghasilkan B2B yang bagus," ujar Barli di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 28 September 2017.

Pria 39 tahun itu berharap agar ajang pencarian bakat semacam ini ada tindak lanjut yang lebih jelas. Sehingga dapat menjembatani karier mereka di bidang fashion ke depannya.
"Kompetisi ini tidak mau buat ujug-ujug ke luar negeri atau dapat hadiah buat jalan-jalan doang. Saya dan Dian mau buat WFA ini untuk mendidik anak-anak ini buat liat proses, bukan hadiahnya, tapi programnya," tuturnya.
Senada dengan Barli, Dian Pelangi mengaku bangga bisa terlibat dalam ajang bergengsi ini. "Aku terhormat sekali bisa bergabung jadi juri di acara ini. Banyak finalis yang membuatku senang, karena berbakat, melek teknologi, well prepared," ucapnya.

Desainer 26 tahun itu mengatakan bahwa dunia fashion di Indonesia sangat membutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni. Wardah Fashion Awards 2017 diharapkan bisa menjadi jalan keluar untuk menghasilkan bibit-bibit baru berpotensi di dunia mode.
"Aku lihat program ini bagus sekali karena nyari potensi generasi muda. Kadang desainer muda itu mikir bikin koleksi apa nih? fashion show di mana nih? tapi tidak mikirin fashion sustain-nya gimana."
"Dengan WFA ini, semoga dunia fashion di Indonesia jadi suistainable, tidak hanya asik dengan yang dimiliki sekarang, tapi juga fokus mengembangkan untuk ke depannya agar dunia fashion Indonesia semakin sukses," imbuh Dian.
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains


Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?

Anak Terlihat Dewasa dan Selalu Mengalah? Waspadai Parentifikasi yang Bisa Berdampak hingga Dewasa