Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Balita Berenang (Foto: Shutterstock)
Dream - Salah satu kegiatan favorit anak-anak adalah bermain air dan berenang. Baik di kolam renang besar, waterpark atau fasilitas kolam yang ada di hotel. Dalam memilih fasilitas kolam renang untuk anak, pastikan lebih selektif.
Pasalnya ada wabah penyakit yang bisa ditularkan dengan mudah melalui kolam renang. Terutama jika kolam tak dibersihkan secara teratur. Penyakit tersebut disebabkan
cryptosporidium yang merupakan parasit mikroskopik yang menyebabkan diare dan masalah perut.
" Menelan hanya seteguk air dengan crypto di dalamnya dapat membuat anak-anak dan orang dewasa yang sehat sakit selama berminggu-minggu dengan diare berair, kram perut, mual, dan muntah. Klorin tidak dapat membunuh crypto dengan cepat," kata Michele Hlavsa seorang perawat, dikutip dari PopSugar.
Masalah lain yang juga sering terjadi setelah berenang adalah mata merah setelah berenang? Banyak yang mengira hal itu karena level klorin yang sangat tinggi pada air kolam. Tapi faktanya tak demikian. Mata perih dan merah setelah berenang karena paparan urine yang bercampur dengan zat kimia.
" Nitrogen dalam urin bergabung dengan klorin dan membentuk apa yang dikenal sebagai chloramine. Chloramine (kaporit) yang menyebabkan mata merah, bukan karena klorin," ungkap Michele.
Untuk menjaga buah hati tetap dalam kondisi sehat saat berenang, coba terapkan trik berikut:
1. Peringatkan anak-anak untuk tidak menelan air
2. Bawa anak-anak kecil ke kamar mandi sesering mungkin untuk membilasnya dengan air
3. Jangan biarkan anak berenang jika mereka mengalami diare
4. Cari tahu seberapa sering kolam dibersihkan
Laporan Ferra Ferdiana
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha