Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Wings Air (Foto: Tiket2.com)
Dream - Kabar gembira datang untuk urusan Air Connectivity di Indonesia. Salah saru program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu mendapatkan dukungan penuh dari maskapai penerbangan di tanah air. Tidak terkecuali Wings Air.
Itu setelah, maskapai di bawah naungan Lion Group tersebut memastikan bakal menambah rute baru penerbangan dari Jakarta Halim Perdana Kusuma-Bandung, Bandung-Malang dan Malang-Makassar.
" Penerbangan baru dengan tiga rute itu dengan frekuensi terbang sebanyak satu kali per hari. Rute penerbangan baru tersebut akan dilayani maskapai dengan mengoperasikan pesawat ATR ‪72-500/600‬ berkapasitas 72 penumpang," ujar Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait, dikutip dari keterangan pers tertulis, Minggu 2 Juli 2017.
Lebih lanjut Edward mengatakan, dengan terhubungnya akses dari Jakarta-Bandung-Malang-Makassar, pihaknya berharap semakin mempermudah para pelanggan untuk bepergian menggunakan transportasi udara bersama Wings Air. " Salah satunya juga ini bagian dari mendukung pariwisata Indonesia," ujar Edward.
Adapun jadwal penerbangan tersebut, imbuh Edward, mulai tanggal 2 Juli dengan menggunakan ATR ‪72-500/00‬ dari Halim Perdana kusuma Jakarta berangkat pukul 13.55 WIB, kemudian dari Bandung ke Malang jam 14.15 WIB, lanjut ke Malang-Makassar jam 16.35 WIB.
Sedangkan pada tanggal 3 Juli 2017, akan diberangkatkan dari Makassar ke Malang jam 06.00 WIT pagi, dilanjutkan ke Malang-Bandung jam 07.25 WIB dan Bandung ke Halim Perdana Kusuma jam 09.35 WIB.
Edward menambahkan, Wings Air akan terus membuka rute penerbangan baru ke wilayah perintis Indonesia. Didukung dengan penerbangan maskapai Lion Air Group lain seperti Lion Air dan Batik Air, Wings Air berperan sebagai maskapai penghubung (feeder) bagi keduanya.
" Saat ini Wings Air telah terbang ke lebih dari 86 destinasi domestik di seluruh Indonesia dengan total mencapai lebih dari 293 penerbangan per hari. Armada Wings Air saat ini sebanyak 52 unit dengan tipe pesawat ATR ‪72-500/600‬ berkapasitas penumpang 72 kursi," katanya lagi.
Penambahan rute ini sejalan dengan harapan Menteri Pariwisata Arief Yahya agar Lion Air Grup ikut membantu mengembangkan pariwisata nasional. Menteri asal Banyuwangi ini mengaku senang dengan progress yang sedang berjalan, terutama soal air connectivity atau konektivitas udara. Apalagi, jembatan udara ini termasuk ke dalam program prioritas Kemenpar di 2017 bersama Go Digital dan Homestay Desa Wisata.
" Intinya kami meminta perusahaan penerbangan untuk lebih agresif dan berani membuka jalur penerbangan ke destinasi wisata Indonesia, terima kasih kepada Wings Air," ujar Menpar Arief.
Mantan Direktur Utama Telkom itu menambahkan, pembukaan rute baru juga untuk membantu meningkatkan sektor pariwisata daerah setempat. Sektor Pariwisata saat ini dijadikan sebagai sektor prioritas selain infrastruktur, maritim, pangan dan energi.
Bahkan, pariwisata dijadikan core economy bagi Republik ini ke depan, karena komoditas yang paling sustainable, paling menyentuh ke level bawah masyarakat dengan share economy, dan performance setiap tahunnya menanjak.
" Melalui direct flight Jakarta-Bandung-Malang-Makassar dan sebaliknya, tentu pariwisata, dunia usaha, dan mobilitas orang akan semakin cepat untuk menggerakkan perekonomian lokal, terutama juga melalui pariwisata," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang