Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Debt Collector Kepung Anggota TNI Foto: Merdeka.com
Dream - Seorang personel TNI dikepung gerombolan orang yang tak dikenal di Gerbang Tol kawasan Jakarta Utara. Peristiwa ini kemudian viral di mendia sosial.
Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi, mengungkap personel TNI AD Serasan Dua (Serda) Nurhadi sedang mengendarai Honda Mobilio berwarna putih saat peristiwa itu terjadi.
Menurut keterangan AKBP Nasriadi, pengepungan ini terjadi pada Kamis 6 Mei 2021 sekitar pukul 14.00 WIB. Pengepungan itu dilakukan beberapa debt collector yang berjumlah kurang lebih 10 orang.
" Adanya laporan dari anggota PPSU/Satpol PP atas nama Muh Abduh melihat ada kendaraan macet total. Terdapat sebuah mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK warna putih dikepung oleh beberapa debt collector kurang lebih 10 orang," jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa awal kasus itu terjadi saat Serda Nurhadi anggota Babinsa Sempet Timur Dim, Jakarta Utara, sedang berada di kantor Kelurahan Samper Timur.
Mengetahui ada yang sakit dalam sebuah mobil putih, Nurhadi berinisiatif untuk membantu dengan cara mengambil alih kemudi.
" Kemudian di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit (om dan Tante Nara) lalu Serda Nurhadi berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih sopir mobil tersebut dengan rencana akan dibawa menuju rumah sakit melalui jalan Tol Koja Barat," sambung Nasriadi.
Mobil lalu dikepung oleh beberapa orang debt collector dengan meneriakan 'Viralin, laporin ke Guntur Pomdam Jaya'. Serda Nurhadi kemudian membawa mobil tersebut ke Polres Jakarta Utara dengan diikuti para debt collector.
Ia pun mengaku tak mengetahui mobil dikemudikannya bermasalah dalam tunggakan kredit.
" Berdasarkan hasil keterangan dari Serda Nurhadi bahwa yang bersangkutan berniat membantu warganya yang sedang sakit (dalam mobil). Namun Serda Nurhadi tidak mengetahui bahwa mobil tersebut bermasalah (tunggakan cicilan kredit)," paparnya.
Berikut adalah potret debt collector seperti nampak dalam unggahan akun Instagram @infokomando.

Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan