Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Karya Seni Mahal (cnbc.com)
Dream - Karya seni kadang terlihat membingungkan bagi orang awam. Tak semua orang mempunyai cita rasa seni yang bisa membuatnya menikmati sebuah karya. Apalagi jika hasilnya benar-benar abstrak.
Ada kalanya karya seni yang sangat sederhana dan mungkin bisa dibuat oleh kebanyakan orang, dimaknai berbeda oleh seorang pecinta seni sejati.
Mengutip laman therichest, Berikut ini 10 karya seni yang bernilai jutaan tapi bentuknya sangat simpel sehingga kita akan berkata 'Anak kecil juga bisa membuatnya':
10. Spiegel blutrot karya Gerhard Richter

Karya seni seharga US$ 1,3 juta ini hanyalah sebuah lukisan kaca yang dicat warna merah darah.
Sebelumnya, Richter yang lahir tahun 1932 berhasil memecahkan rekor penjualan karya seni sebanyak dua kali. Pada Oktober 2012, karya lukisannya berjudul Abstraktes Bild terjual seharga US$ 34 juta di sebuah lelang. Kemudian dia memecahkan rekor penjualannya sendiri pada Mei 2013 ketika lukisan Domplatz, Mailand terjual US$ 37,1 juta. Sementara dua lukisan kaca Spiegel blutrot (Mirror, Blood Red) seperti gambar di atas masing-masing terjual US$ 1,3 juta.
9. Black Fire 1 karya Barnett Newman

Artis Amerika Barnett Newman (1905-1970) saat ini dianggap sebagai salah satu tokoh abstrak ekspresionisme yang menonjol. Namun dia memulai kariernya benar-benar dari bawah dengan menjadi penulis kata pengantar dan ulasan untuk katalog seni. Dengan melakukan pekerjaan itu, dia akhirnya punya kredibilitas sebagai kritikus seni yang disegani hingga bisa menggelar pameran sendiri pada 1948. Meski demikian, karyanya yang selalu menonjolkan garis vertikal dalam berbagai warna di atas latar belakang polos menjadi ciri khas yang diakui dunia seni lukis internasional. Sehingga pada 1980 karyanya diakui sebagai karya seni paling mahal. Hal itu dibuktikan dengan lukisan Black Fire 1, seperti gambar di atas, yang terjual US$ 84,2 juta pada 13 Mei 2014.
8. Rhein II karya Andreas Gursky

Pada tanggal 8 November 2011, Rhein II menjadi foto paling mahal yang pernah dijual saat seorang kolektor membelinya seharga US$ 4,3 juta di lelang Christie New York. Fotografer yang bertanggung jawab atas foto yang bagi orang awam tidak indah itu adalah seniman visual dari Jerman, Andreas Gursky. Fotografer ini terkenal memilih objek yang memiliki lanskap warna-warni dan berformat besar. Sedikit kontroversial ketika Gursky dengan jujur mengatakan bahwa dia mengandalkan manipulasi digital untuk mencapai gambar yang indah. Bahkan, Rhein II melibatkan penghapusan digital bagian bangunan pabrik dan orang-orang berjalan bersama anjing mereka di Sungai Rhine. Pada tahun 2014, Phantom karya fotografer Peter Lik dilaporkan terjual US$ 6,5 juta, menggantikan Rhein II sebagai foto paling mahal di dunia.
7. Orange, Red, Yellow karya Mark Rothko

Pada tanggal 8 Mei 2012, karya Mark Rothko Orange, Red, Yellow (1961) terjual seharga US$ 86,9 juta di lelang Christie New York. Itu adalah lelang seni kontemporer paling mahal dalam sejarah. Pemegang rekor sebelumnya adalah karya Francis Bacon berjudul Triptych, yang dijual seharga US$ 86,3 pada 2008. Namun mahalnya karya Rothko tidak mengherankan publik karena pada 2007 lukisannya White Center (Yellow, Pink and Lavender on Rose) terjual di lelang Sotheby, London seharga US$ 72,8 juta. Entah bagaimana para kolektor memahami lukisan di atas yang terlihat seperti gambar anak-anak yang baru belajar mewarnai.
6. Untiled (Stoffbild) (1967-1969) karya Blinky Palermo

Karya seni di atas adalah karya seniman instalasi Jerman Blinky Palermo yang hidup antara 1943-1977. Terkenal sebagai seniman yang sering menggunakan kain polos yang dipotong persegi panjang, kemudian dibentangkan dan dijahit dalam sebuah frame sederhana. Seperti dalam karyanya Untitled (Stoffbild), yang pada 2010 dibeli oleh kolektor seni Gerhard dan Anna Lenz yang membelinya seharga US$ 1,7 juta di lelang Sotheby, London.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya