10 Kesalahan Kecil Buyarkan Mimpi Jadi PNS

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 25 September 2014 11:45
10 Kesalahan Kecil Buyarkan Mimpi Jadi PNS
10 kesalahan ini ditemukan Panselnas CPNS dalam proses registrasi penerimaan tahun 2014. Apa saja kesalahannya?

Dream - Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 mengaku menerima lebih dari 200 ribu pengaduan terkait proses pendaftaran.

Sebagian besar pengaduan justru berasal dari kekurangcermatan para pelamar serta penyampaian yang tidak sesuai prosedur.

" Kecermatan pelamar sangat penting dan menentukan,"  ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman seperti dikutip Dream.co.id dari situsnya, Kamis, 25 September 2014.

Data Panselnas CPNS 2014 menyebutkan terdapat sepuluh pertanyaan yang sering terjadi dalam proses pendaftaran online. Kesalahan itu diantaranya pelamar lupa password, alamat email pelamar salah, tidak ada balasan email dari Panselnas.

Selain itu, tidak ada tanggapan pengaduan via email, pelamar yang ingin pindah instansi, data pelamar sudah valid masuk ke panselnas namum instansi sudah tutup.

Selain itu pertanyaan pelamar lainnya mengenai Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak dapat digunakan saat pendaftaran. NIK yang sudah terdaftar saat registrasi, data pelamar tidak sesuai KTP saat registrasi, serta persyaratan pendaftaran tidak sesuai saat sudah berhasil daftar di portal nasional.

Herman menegaskan, untuk permasalahan tentang lupa password, alamat email salah, pindah instansi atau pemenuhan persyaratan pendaftaran yang tidak sesuai, Panselnas CPNS 2014 tidak dapat memprosesnya.

Namun untuk permasalahan tidak ada balasan email, tidak ada tanggapan, NIK sudah terdaftar maupun data tidak sesuai KTP, pelamar diminta untuk mengikuti proses pengaduan yang ada di running text portal nasional.

“ Pelamar akan tetap diproses sesuai instansi yang dipilih apabila data pelamar sudah valid dan masuk ke panselnas, meski instansi sudah tutup,” ujar Herman. (Ism)

Beri Komentar