Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Dream - Kementerian Luar Negeri telah memindahkan 138 calon jemaah haji Indonesia yang ditahan otoritas Filipina ke kantor Kedutaan Besar di FIlipina. Sementara, 39 jemaah haji lainnya masih dalam proses.
" Sebagian besar dari 177 WNI yang berada di detensi imigrasi Filipina, malam ini mulai dipindahkan ke fasilitas KBRI. 138 dari 177 WNI tiba di KBRI Manila sekitar pukul 00.03 dini hari," tulis akun Twitter resmi Kemlu, @Portal_Kemlu_RI, dikutip Dream, Jumat 26 Agustus 2016.
Pemindahan itu dilakukan sejak Kamis malam, 25 Agustus 2016. Proses ini selesai pada Jumat dini hari, pukul 00.03 WIB. Hari ini, KBRI Manila kembali bertemu dengan Departemen Hukum Filipina untuk membahas kepindahan 39 WNI yang lain.
Para calon jemaah haji Indonesia ini sebelumnya ditangkap otoritas Filipina. Sebanyak 177 WNI ini menggunakan paspor Filipina agar bisa berangkat haji. Mereka tertahan di Filipina dan segera dideportasi.
Para WNI itu kemudian ditempatkan di pusat penampungan imigrasi di Camp Bagong Diwa, Taguig City, pinggiran Manila.
Diduga kuat, paspor Filipina itu disediakan oleh lima warga Filipina yang mendampingi mereka. Kelima warga Filipina itu diduga sindikat pemalsu paspor dan telah ditahan oleh Biro Investigasi Nasional (NBI).
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia