Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Kota Bengkulu Terima Aset PSU Dari Dua Pengembang Perumahan (Media Center Kota Bengkulu)
Dream - Dua pengembang perumahan terkemuka, PT Lineska Kencana dan PT Laksita Bangun Persada menyerahkan aset berupa Prasarana, Sarana dan Utilitas ke Pemerintah Kota Bengkulu. Dua perusahaan properti ini merupakan pengembang perumahan Royal Residence yang berlokasi di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.
Aset tersebut diterima oleh Plt Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, di masjid komplek Royal Residence. Hadir mendampingi Dedy yaitu Kepala Dinas Permukiman Kota Bengkulu, I Made Ardana.
" Penyerahan aset dari pengembang ke pemerintah ini merupakan langkah yang baik karena sejatinya pemerintah dapat membangun berbagai fasilitas, salah satunya ialah jalan," ujar Dedy.
Dedy mengatakan Pemkot dapat membangun fasilitas jika sudah ada penyerahan dari pengembang. " Kalau kita bangun tanpa diserahkan dahulu dapat menjadi temuan nantinya," ucap Dedy.
Dedy pun berpesan kepada para pengembang di Kota Bemgkulu agar tidak membangun perumahan di dataran rendah yang rawan banjir. Pihaknya akan lebih selektif memberikan izin pembangunan, mengingat banyaknya komplek perumahan di dataran rendah yang terendam banjir saat hujan.
" Contohnya perumahan Ejuka, setelah ditelusuri sudah banyak persoalan di sana saat izin pembangunan. Karena terus dipaksa makanya sekarang perumahan tersebut banjir apabila hujan intensitas tinggi terjadi di Kota Bengkulu," ucap dia.
Jika membangun di dataran rendah, Dedy meminta sistem drainase harus dibangun dengan baik. Sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.
" Air dapat mengalir di saluran drainase tersebut,” tambahnya.
Selain banjir, Dedy juga mengingatkan permasalahan jalan perumahan banyak yang sempit. Kondisi ini tentu menyulitkan warga.
" Jadi saya minta para pengembang membangun sesuai standar yang telah ditentukan," ucap Dedy.
Sumber: Media Center Kota Bengkulu
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?