Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Hujan Meteor Perseid Yang Akan Terus Jatuh Pada Malam Ini (Sumber: NASA)
Dream - Malam ini, Jumat, 12 Agustus 2016, bumi akan dihujani 200 meteor. Tapi, meteor-meteor itu hanya akan melintas 92,6 kilometer di atas bumi, sehingga tidak menyebabkan kerusakan di bumi.
Justru sebaliknya, cahaya meteor yang terbakar itu akan membuat langit malam ini tampak begitu indah. Meski muncul tahunan, tampaknya pada Agustus tahun ini meteor Perseid akan memunculkan pertunjukan yang mengesankan.
Menurut peneliti Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Bill Cooke, ledakan meteor Perseid akan berlipat hingga dua kali pada dini hari 11 hingga 12 Agustus.
" Dalam kondisi sempurna, jumlah meteor yang melintas dapat meningkat hingga 200 meteor per jam," kata Bill, di laman resmi NASA, Lembaga Antariksa Amerika Serikat.
Kemunculan komet Perseid berkaitan dengan kemunculan komet Swift-Turttle. Komet Swift-Turttle telah berulang kali melewati bumi dalam orbitnya mengelilingi matahari pada tahun 1992 dan berikutnya pada 2126.
Setiap kemunculannya, komet Swift Turtle menyisakan area debu dan pecahan di areal orbit Bumi. Gesekan atmosfer Bumi dengan sisa-sisa komet Swift Turttle itulah yang kemudian menciptakan meteor Perseid.
Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, puncak kemunculan meteor Perseid telah terjadi pada Kamis, 11 Agustus 2016, malam kemarin.
Meski begitu, bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan kemunculan komet itu pada pukul 01.00-05.00 Jumat malam ini di seluruh Indonesia.
" Masih bisa dilihat antara pukul 01.00 hingga 05.00 ke arah Timur-Utara. Syaratnya cuaca cerah, jauh dari polusi cahaya dan medan pandang tidak terhalang pohon atau gedung," tulis Thomas melalui pesan singkat kepada Dream.co.id.
Untuk menyaksikan meteor ini, masyarakat tidak membutuhkan binokular, teleskop atau alat semacam itu. Jika ada 150 meteor per jam, artinya akan ada dua sampai tiga meteor per menit. (Ism)