Kepala Pusat Data Informasi Dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho (Foto: Dream/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh siklon tropis Cempaka di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta, mengakibatkan 41 orang meninggal dunia. Sebanyak 28.190 warga harus mengungsi.
" Jadi yang paling parah Wonogiri, Kulon Progo, Gunung Kidul, Bantul, Klaten dan Pacitan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Selasa 5 Desember 2017.
Wilayah yang paling parah terdampak yakni Pacitan. Di salah satu kabupaten di Jawa Timur itu, 25 orang meninggal dunia, 1 orang belum ditemukan. Di Wonosobo, Jawa Tengah, 1 orang meninggal dunia, Purworejo 1 orang meninggal dunia, dan di Yogyakarta 10 orang meninggal dunia.
Sutopo menjelaskan, siklon tropis Cempaka memengaruhi peningkatan curah hujan dan mengakibatkan aliran sungai di Pacitan meluap. " Apalagi pada saat bersamaan laut yang ada di Teluk Pacitan mengalami gelombang tinggi atau pasang, sehingga menyebabkan banjir dan longsor bagian hulunya," ujar dia.
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru