Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram @pemalang.update
Dream - Seorang pria warga Pekalongan bernama Lukman sudah sepekan lebih nangkring di pohon pinus setinggi 20 meter.
Melansir video yang diunggah oleh akun Instagram @pemalang.update pada Minggu, 9 Oktober pria tersebut nangkring di atas pohon pinus di daerah Moga, Pemalang, Jawa Tengah.
" Menurut warga sekitar, pria ini tidak turun dari pohon selama 5 hari. Dan pengakuannya dia takut karena dikejar-kejar orang ," tulis keterangan dalam video tersebut.
Meski telah dibujuk warga dengan berbagai iming-iming rokok, makanan, kopi, hingga uang, pria itu tidak memberikan respon.
Dua hari berselang, akun Instagram @pemalang.update kembali mengunggah posting-an terkait pria itu. Ternyata pria itu belum juga mau turun dari atas pohon. Padahal sudah seminggu dia berada di sana.
Warga pun mulai khawatir akan kondisi fisiknya yang bisa saja lemas. Berbagai penawaran telah dilakukan warga, namun tidak direspons. Warga terus mengawasi pria itu dari sekitar lokasi pohon.
Koordinator relawan Moga Resque dan MDMC Moga, Ardian Firdos mengatakan, berdasarkan keterangan salah seorang warga setempat, pria yang naik pohon itu bernama Lukman dan berasal dari Pekalongan. Dia bekerja di Desa Sima, Kecamatan Moga.
Namun Tim Moga Resque dan MDMC Moga belum mendapatkan kepastian informasi mengenai identitas pria tersebut. Apalagi kendala komunikasi karena gangguan mental yang dialaminya.
“ Kalau diajak komunikasi hanya menjawab beberapa kata. Trauma, sakit hati, terus takut,” kata Ardian.
Pada Kamis, 13 Oktober 2022, Tim Rescue dan aparat pemerintah setempat membawa keluarga Lukman ke hutan pinus Blok Sirawa atau Blok 3310 Desa Banyumudal. Di sana tampak Lukman masih berada di atas pohon.
Diketahui sampai hari itu, ia sudah 13 hari berada di atas pohon. Herannya lagi, ia mampu bertahan di atas sana tanpa makan dan minum.
“ Tapi sampai jam 18.30 WIB belum juga mau turun,” kata Camat Moga, Umroni, dikutip dari Instagram @pemalang.update.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya