Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Shutterstock
Dream - Mimpi adalah sumber penggerak yang membuat setiap manusia mengetahui tujuan hidupnya. Dengan mimpi, setiap orang memiliki semangat dan energi untuk dicapai selama menjalani kehidupan ini.
Setiap orang harus senantiasa memiliki mimpi yang ditanamkan sejak muda agar gigih dalam meraih prestasi. Prinsip yang sama pernah dilakukan pebulutangkis ternama Liliyana Natsir yang sejak usia muda bermimpi memberikan medali untuk negara tercinta.
Ajang Olimpiade Bulutangkis di Rio de Janeiro, Brasil 2016 lalu menjadi bukti dari tekad Liliyana mengejar mimpi tersebut. Liliyana mempersembahkan medali emas yang membuat lagu Indonesia Raya berkumandang ke seluruh dunia.
Perjalanan Liliyana mewujudkan mimpinya tersebut tentu tidak mudah. Bagian tubuh Lecet dan cedera tak membatasi Liliyana untuk berlatih demi mengejar impiannya.

“ Sebagai atlet harus bangun pagi, capek latihan, badan sakit-sakit, lecet, cidera, dan tentu jadi tantangan sendiri buat kita. Jika kita bisa melewati itu, kita bisa jadi atlet remaja super luar biasa dan bertalenta," jelas Mantan Atlet Bulu Tangkis, Liliyana Natsir pada konferensi virtual Dettol #TaklukkanPanasmu, Jumat 10 Maret 2022.
Meskipun melewati berbagai rintangan Liliyana terus berusaha menekuni olahraga bulutangkis ini yang telah menjadi passionnya sejak kecil.

“ Menekuni bidang olahraga, khususnya bulutangkis, merupakan passion saya sejak kecil yang mendorong saya untuk menjadi atlet nasional yang dapat mengharumkan nama bangsa,” tambah Liliyana.
Liliyana pun memotivasi generasi muda yang ingin menekuni bidang olahraga untuk terus semangat dan konsisten.
“ Berprestasi bisa dicapai jika mau rajin latihan, disiplin, komitmen, dan konsisten. Juga melindungi diri dari pengaruh pergaulan buruk,” tambah Liliyana.

Sebagai perempuan, wanita yang akrab disapa Butet ini tidak merasa bahwa berkeringat dan berpanas-panasan di lapangan adalah suatu halangan.
“ Kalau berkeringat, mandi agar tubuh lebih segar dan percaya diri. Dengan menjaga kesehatan kulit dengan sering mandi dan produk yang pas akan membuat tampil tanpa ada keraguan,” tambah wanita kelahiran 1985.
Mendukung para perempuan lebih berani menekuni bidang yang disukai dan mengejar impian, Dettol mengadakan gerakan #TaklukkanPanasmu.
Dettol berharap Gerakan Indonesia #TaklukkanPanasmu dapat menginspirasi perempuan Indonesia agar lebih berani meraih impian mereka, salah satunya dalam olahraga, tanpa dihalangi rasa khawatir akan panas ataupun berkeringat.
“ Selain passion dan bakat, lingkungan yang mendukung juga merupakan salah satu faktor kunci yang dapat memotivasi seseorang untuk meraih impiannya. Sebagai bagian dari masyarakat sudah sepatutnya kita memberikan dukungan kepada generasi muda dan khususnya perempuan yang memiliki passion di bidangnya masing-masing,” jelas Senior Brand Manager Dettol Healthy Body, Alvin Wiradarma pada kesempatan yang sama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam