Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Presiden Nicolas Maduro (Foto: Instagram.com/nicolasmaduro)
Dream - Venezuela. Negeri ini memang tengah dilanda krisis ekonomi. Namun mereka memutuskan untuk menyumbang US$10 juta, atau sekitar Rp151 miliar, untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Keputusan Venezuela untuk memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami itu disampaikan oleh sang Wakil Presiden, Delcy Rodriquez, melalui akun Twitter resminya.
" Presiden Nicolas Maduro menyetujui dana solidaritas, bantuan US$10 juta untuk saudara kita di Indonesia yang selamat dari bencana gempa bumi dan tsunami, yang menyebabkan ribuan orang meninggal dan terluka," tulisnya, seperti dikutip dari wowshack.com, Jumat 5 Oktober 2018.
Bantuan ini disebut-sebut yang terbesar untuk para korban bencana di Sulawesi itu, dua kali lipat dari negeri tetangga, Australia. Presiden Nicolas Maduro telah mengkonfirmasi bahwa uang itu berasal dari " dana solidaritas" negara.
Venezuela merupakan negeri yang baru saja dilanda gempa berkekuatan 7,3 SR pada Agustus 2018. Gempa terbesar sejak 1900 itu terasa hingga Ibukota Venezuela, Caracas.
Selain itu, negara terbesar ke-3 di Amerika Latin ini juga tengah terpuruk karena krisis ekonomi.
Ketiadaan bahan pangan, obat-obatan, dan tenaga medis, membuat 2,3 juta rakyat Venezuela mengungsi ke berbagai negara sejak 2014, awal krisis ekonomi melanda negara itu.
Sumber: wowshack.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang