Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Banyak Yang Terkecoh Lihat Gambar Ini Yang Dikira Foto Komposit
Dream - Ketika melihat foto di atas, mata dan otak kalian langsung menuduhnya sebagai hasil editan Photoshop dengan teknik komposit.
Padahal, foto berjudul 'Gap' ini adalah asli hasil karya fotografer Jepang bernama Kenichi Ohno dari Wilayah Kantō, Honshu, Prefektur Saitama.
Foto tersebut merupakan 'peserta' kontes foto Alam Jepang ke-39 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Masyarakat Fotografi Seluruh Jepang (AJAPS).
AJAPS memiliki 100.000 anggota di seluruh Jepang, dan foto tersebut mendapat penghargaan sebagai pemenang 'Pilihan Khusus'.
Meski sekilas terlihat seperti gambar komposit seekor burung yang ditumpuk pada dua latar belakang yang berbeda, itu sebenarnya satu foto.

Foto ini memperlihatkan burung yang berdiri di tepi air dengan sebuah dinding dan pantulannya yang menciptakan ilusi optik menarik.
Tampak bagian bawah dinding memiliki area gelap (mungkin alga), dan pantulan simetrisnya dapat dilihat pada air di bawahnya.
Ketinggian dinding dan sudut bidikan menciptakan pantulan dinding dengan garis lurus memanjang sampai ke tepi air, menambah tampilan yang membingungkan.
Masih kesulitan memahami fotonya? AJAPS mencoba menguraikannya dengan bantuan warna dan label yang disematkan pada tiga bagian utama foto tersebut.

Bagian ungu memperlihatkan air yang yang luas tanpa pantulan sama sekali. Bagian oranye adalah dinding bangunan.
Sementara yang berwarna hijau adalah pantulan dinding pada air. Sementara bangau berdiri di antara air tanpa pantulan dan pantulan dinding pada air.
AJAPS menyebut foto ini sangat luar biasa karena mampu menimbulkan dampak yang kuat pada perspektif orang yang melihatnya.
" Foto luar biasa dengan dampak yang kuat. Ada sesuatu yang menarik pada foto ini sehingga Anda tidak dapat langsung memahami bagaimana pengambilan gambarnya.
" Ini adalah bidikan yang diambil tanpa angin. Ini mengajarkan kita bahwa perubahan kecil dapat membuat perbedaan besar pada sebuah foto.
" Sulit untuk memotret alam ketika ada objek buatan manusia, tetapi dalam hal ini objek tersebut memainkan peran pendukung yang baik dan menyempurnakan foto."
Sumber: Petapixel
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya