Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Ketua Baznas Bambang Sudibyo (istimewa)
Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengembangkan ukuran keberhasilan
pemberdayaan zakat melalui metode Social Return on Investment (SROI) di acara Baznas
Development Forum, Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis
20 September 2018.
Acara hasil kerjasama Baznas dengan Lazis Muhammadiyah (Lazis Mu) dan SROI Network
Indonesia ini mengangkat tema " Zakat sebagai Investasi Sosial" . Hadir sebagai pembicara diantaranya; Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, Anggota Baznas, Nana Mintarti, Direktur Utama LazisMu, Hilman Latief dan Rini Suprihartanti dari SROI Network Indonesia.
Sekitar 50 peserta yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari unsur Penggiat Zakat, yakni Baznas dan Lembaga Amil Zakat pada tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/ kota.
Bambang Sudibyo mengatakan, Baznas saat ini terus mengembangkan ukuran keberhasilan program-program pemberdayaan zakat agar pemanfaatan dana umat dapat tepat sasaran dan berdampak signifikan dalam kesejahteraan mustahik, baik jasmani maupun spiritual.

Para pembicara juga berbagi pengalamannya tentang perkembangan terkini model-model pengukuran dampak dari pengelolaan zakat di Indonesia.
SROI merupakan salah satu metode pengukuran dampak yang kini makin banyak digunakan. Dalam acara ini, Baznas bekerjasama dan menghadirkan pembicara dari SROI Network Indonesia.
Kata Rini Suprihartanti, inisiasi pengembangan SROI Network Indonesia dimulai sejak 2014, oleh sekelompok mitra pendiri yang memiliki pengalaman sebagai praktisi, peneliti dan pengembang berbagai program-program investasi sosial.
" Tujuannya membangun kemitraan yang dapat mengimplementasikan serta mengembangkan konsep SROI di Indonesia." .
Baznas Development Forum adalah pertemuan rutin sebulan sekali sejak April 2018 dengan
melibatkan para pegiat zakat di Indonesia. Tujuannya mendorong berbagai gagasan, kajian,
dan kerjasama Organisasi Pengelola Zakat Indonesia.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia