Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Luar Angkasa
Dream - Persaingan menguasai luar angkasa kini tak hanya soal menerbangkan manusia ke Mars. Para ahli, khususnya mereka yang kelebihan uang, kini menjadikan luar angkasa sebagai bisnis baru.
Setelah ide liburan ke luar angkasa yang dimotori Virgin Atlantic, kini muncul ide yang lebih nyeleneh.
Sebuah perusahaan di Texas, Amerika Serikat (AS) belum lama ini menawarkan jasa pemakaman di luar angkasa. Yang lebih gila, jasad yang dimakamkan bukanlah manusia melainkan hewan peliharaan yang telah dikremasi.
Dikutip dari laman Emirate247, Sabtu, 2 Agustus 2014, bisnis pemakaman luar angkasa ini disediakan leh Celestis Inc. Perusahaan ini telah malang melintang di bisnis pemakaman luar angkasa sejak 1997. Kala itu, Celestis menawarkan pemakanan luar angkasa bagi jasad manusia.
Untuk bisnis barunya ini, Celestis dijadwalkan akan menerbangkan pelanggan pertamanya pada Oktober 2014. Seekor anjing jenis sheperd Australia bernama Apollo akan menjadi hewan pertama yang dimakamkan di angkasa.
Jasa perawatan serupa, seperti milik Earth Rise dengan tarif US$ 995, siap menerbangkan hewan peliharaan menggunakan pesawat komersial dan dikembalikan kepada pemiliknya.
Pilihan paket yang ditawarkan naik menjadi US$ 12.500 dengan layanan penerbangan hewan peliharaan ke wilayah angkasa terdalam bahkan bisa mengunjungi bulan.
Sebelum menyaksikan proses penerbangan, para pemilik bisa melakukan proses pemakaman hewan tergantung dari lokasi yang dipilih.
" Ide pemakaman di luar angkasa ini sudah lama kami pikirkan," kata CEO Celestis, Charles Chafer.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya