Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bocah Yang Dilaporkan Melarikan Dari Tindakan Keras Orang Tuanya (Foto: Twitter)
Dream - Kekerasan dalam keluarga kembali memakan korban. Seorang anak harus lari dari rumahnya karena kerap dipukuli orang tua.
Kisah itu dikabarkan pengguna Twitter @Belzebubvos. Dia memotret anak tersebut tertidur di teras.
" Anak ini tertidur nyenyak sehingga dia tidak sadar air hujan basahi tubuhnya," kata pemilik akun.
Anak ini tertidur nyenyak sehingga dia tidak sadar air hujan basahi tubuh nya... ???????????? setelah di bangunkan oleh orang yang mengambilkan fotonya dia mengatakan bahwa dia kabur dari rumah karena sering di pukuli ayah dan ibunya. pic.twitter.com/h2Y1DeB4qU
— Surya Saputra (@BelzebubVos)December 27, 2019
Anak yang tak disebutkan namanya itu konon melarikan diri karena sering dipukuli ayah dan ibunya.
Si pengunggah akun menyebut anak itu terlihat baik karena tahu tempat itu bersih. Sehingga dia melepaskan sandal yang dia pakai.
Meski sempat ramai, bocah tersebut konon dikabarkan sudah diamankan pihak kepolisian.
" Alhamdulillah dan juga ikut senang karena dapat kabar bahwa dia sekarang sudah ditolong oleh seorang saat ini dia waktu berada di kantor polisi," ucap dia.
Dream - Warganet menyoroti aksi satpam yang mengamankan seorang pasien rumah sakit di Grogol, Jakarta Barat. Video itu diunggah di Facebook oleh Yusuf Neo Pamungkas.
Dalam video itu, pasien tampak mengenakan kaos hijau muda dan celana pendek. Bajunya dicengkeram seorang satpam yang memegang handy talkie.
Tak berselang lama, dua satpam menuju lokasi mengendarai sepeda motor. Seorang pria dengan pakaian batik sempat memukul pasien rumah sakit tersebut.
" Tangkap aja bang, tapi jangan kasar," kata Yusuf.
Si pasien lantas diminta duduk di motor dan dibawa pergi dari lokasi. Di jok motor, pasien tersebut sempat disikut satpam.
" Bentar lagi juga bakal ada Vidio klarifikasi sambil pasang muka melas minta maaf," kata seorang warganet.
" Dah kayak nangkep maling saja. 90 persen satpam lagunya kayak aparat," tulis warganet lain.
" Harusnya nggak main pukul gitu lah," tulis yang lain.
Yusuf mengatakan, peristiwa terjadi di depan Hotel Amaris Grogol.
" Lokasi kejadian di depan Amaris Hotel yang baru sebelum Trisakti kalau dari arah Roxy," kata Yusuf kepada Dream.co.id, Selasa, 10 Desember 2019.
Menurut informasi yang dia dapat, pasien itu berasal dari RS Jiwa Dr Soeharto Heerdjan Jakarta, atau dikenal dengan RSJ Grogol. Keluarga itu tersebut sudah menyusul ke rumah sakit.
Informasi itu semakin ditegaskan dengan pesan yang masuk ke akun Facebook miliknya.
" Dia (saudara si pasien) info, katanya kakak nya yang kabur," kata dia.
Dream - Seorang muslimah yang sedang hamil dianiaya secara brutal oleh pria tak dikenal di Sydney, Australia. Wanita berhijab itu mendapat 14 pukulan di kepala.
Dilansir dari Daily Sabah, tiga orang hijabers tampak sedang berkumpul di suatu kafe pada malam hari. Seorang pria berbadan besar kemudian menghampiri meja tersebut.
Pria itu kemudian memukuli salah satu wanita dengan membabi-buta. Hijabers bernama Rana Elasmar itu diketahui sedang mengandung 8 bulan.

Foto: Twitter @DailySabah
Meski jatuh tersungkur, pria itu tetap menginjak kepala ibu hamil. Teman-teman Rana dan pengunjung kafe berusaha menghentikan pria tersebut sebelum ditangkap oleh polisi setempat.
Pria 43 tahun bernama Stipe Lozina itu kemudian didakwa melakukan penyerangan dan menyebabkan cidera pada orang lain. Ia juga disebut melontarkan ungkapan kebencian terhadap Islam sebelum menyerang.

Foto: Twitter @DailySabah
Rana kemudian mendapat perawatan di rumah sakit untuk mengobati luka-lukanya. Janin yang dikandung ibu 31 tahun itu juga terpantau dalam keadaan baik.
Kejadian ini langsung viral dan menuai amarah publik.
" Astaufirullah allazim," kata @kelambit_merah_patwal_ambulanc
" Innalillahi," ucap @fajarrsubhannur
" Benar" laki" yg dak berhati," imbuh @kelambit_merah_patwal_ambulanc
Laporan: Arie Dwi Budiawati
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya