Prajurit Yonif 316/Garuda (Foto: Instagram @kodamsiliwangi)
Dream - Dalam beberapa minggu terakhir, masyarakat Indonesia dibuat geram dengan ulah para Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang kerap melakukan tindak kekerasan beserta pelanggaran HAM.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menangkap seluruh anggota KKB yang kian hari meresahkan.
Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 315/Garuda yang berjuluk " Pasukan Setan" pun siap diterjunkan ke Papua. Sebelum berangkat langsung untuk menumpas KKB, para prajurit ini rupanya telah dibekali dengan latihan keras selama satu bulan belakangan ini.

Batalyon Infanteri 315/Garuda atau Yonif 315/Garuda merupakan salah satu kesatuan dalam Batalyon Infanteri di TNI Angkatan Darat. Satuan ini memiliki posisi dan peran penting dalam mendukung tugas pokok Korem 061/SK untuk menjaga keutuhan dan ketahanan wilayah dari berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang yang mungkin timbul.
Prajurit yonif 315/Garuda juga dikenal dengan julukan 'Pasukan Setan'. Hal ini berawal pada tanggal 20 Agustus 1947 di daerah Cirebon terbentuk satu Kompi yang diberi nama tersebut. Karena mendapat simpati dari rakyat setempat sehingga pada 20 Agustus 1949 kekuatan Pasukan Setan semakin bertambah.
Dengan mendapat tambahan satu Kompi dari Banten, nama Kesatuan diubah menjadi Yon 'Y' Brigade IV Divisi VI/Siliwangi, dengan menggunakan tanda pengenal tutup kepala “ Baret Hijau”. Selanjutnya pada tanggal 20 Agustus 1949 ditetapkan sebagai “ Hari Jadi Kesatuan” Dengan dislokasi pasukan berada di Panawuan Cilimus Kuningan.

Sebelum diterjunkan untuk mengamankan wilayah rawan di Papua guna memberantas KKB, prajurit Satgas Yonif 315/Grd Pangdam telah melakukan latihan keras di hutan selama satu bulan sejak 27 Maret 2021 lalu.

Dipastikan bahwa pengetahuan, keahlian, mental, fisik, sarana prasana, dan persenjataan Yonif 315/Garuda, telah siap. Pasukan ini diketahui telah menjalani latihan taktik dan teknik pertempuran, termasuk menembak.

Setelah menjalani pelatihan keras kurang lebih stau bulan lamanya, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto resmi menutup kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Nugroho memotivasi para prajuritnya yang akan ditugaskan untuk mengamankan daerah rawan di Papua.
" Sebagai prajurit Siliwangi kalian harus bangga mengemban tugas ini. Karena sesungguhnya keberadaan kalian dalam Satgas ini bukan semata menjalankan perintah tugas pimpinan. Latihan pratugas dalam rangka pengamanan daerah rawan di daerah Papua," kata Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dikutip dari Instagram @kodamsiliwangi 2 Mei 2021.
Karena berbagai keahlian yang dimiliki prajurit Yonif 315/Garuda, membuat para prajurit ini memiliki julukan sebagai 'Pasukan Setan'. Dengan perbekalan berbagai kemampuan itu, diharapkan pasukan ini mampu menumpas kelompok separatis bersenjata di Papua, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dalam setiap langkah dan tindakan.
Berikut video latihan prajurit Yonif 315/Garuda:
View this post on Instagram
Advertisement
Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia


12 Tanda Anda Perlu Segera Periksa ke Dokter Kulit, Jangan Tunggu Parah

Otak Manusia Ternyata Dirancang untuk Terhubung dengan Orang Lain, Ini Penjelasannya

Mengapa Banyak Orang Suka Menonton Konten Misteri? Ternyata Bisa Membantu Mengelola Rasa Cemas

Teh Hijau vs Teh Chamomile, Mana yang Lebih Baik untuk Menjaga Tekanan Darah?


Antara Bakat dan Usaha, Mana yang Lebih Menentukan Kesuksesan?
