Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Perawat Kazakhstan Suntik Kebiri Seorang Pedofil. (Foto: Tengrinews)
Dream - Kasus pemerkosaan terhadap anak-anak atau paedofilia kian hari kian meningkat jumlahnya. Hal ini tentu saja sangat meresahkan para orangtua.
Selain penjara dan denda tinggi, beberapa negara juga menerapkan hukuman suntik kebiri kimia untuk membuat para pelakunya jera.
Baru-baru ini perawat di Kazakhstan menceritakan detik-detik dia menjalankan eksekusi kebiri kimia kepada seorang paedofil.
Zoya Monaenko bercerita bagaimana dia mengebiri napi yang hanya dikenal sebagai Citizen S itu, dengan suntikan kimia di area pantatnya.
Wanita ini mengatakan, dia menyuntik Citizen S yang berusia 35 tahun setiap 12 hari sekali sejak akhir September lalu.
Menurut Zoya, Citizen S ditangkap dan dipenjara setelah terbukti bersalah memerkosa seorang gadis berusia 8 tahun.
" Saya memberinya suntikan pertama pada 20 September 2019, yang kemudian diulang setiap 12 hari sekali," kata Zoya.
Selama prosedur penyuntikan, Citizen S berperilaku biasa. Pelaku tampak tenang, sopan, dan tidak agresif.
Citizen S harus menandatangani formulir yang menyatakan, dia bersedia disuntik kebiri yang akan menurunkan gairah seksnya.
Citizen S ditahan sejak tahun 2018 setelah kepergok setengah telanjang bersama dengan korbannya. Dia membawa gadis kecil itu ke sebuah kawasan industri terpencil di Uzhar.
Kata Zoya, suntikan kebiri dilakukan untuk menurunkan kadar testosteron Citizen S dalam darahnya.
" Disuntik secara intramuskular, dan pemberiannya harus bertahap. Saat memperkenalkan obat ini, tindakan pencegahan khusus harus diambil untuk menghindari obat memasuki pembuluh darahnya," jelas Zoya.
Tahanan yang dihukum dengan suntik kebiri harus menjalani pemeriksaan medis dan psikologis secara teratur.
Ini merupakan kali kedua negara Kazakhstan menghukum pelaku pedofilia dengan suntik kebiri kimia.
Pada Januari lalu, seorang pria yang diidentifikasi sebagai Valiev dijatuhi hukuman kebiri dan 25 tahun penjara.
Pria 38 tahun itu didakwa telah memerkosa seorang gadis berusia 12 tahun saat berada di toilet sekolah.
Sumber: DailyStar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam