Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dino Pati Djalal (Foto: Liputan6.com)
Dream - Polda Metro Jaya telah menangkap tiga mafia tanah yang mengubah status kepemilikan rumah milik orang tua mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.
Namun, Dino Patti Djalal mengaku masih keheranan karena sertifikat rumah atas nama keluarganya dicuri hingga lima kali.
Mantan Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menceritakan, kasus pertama terjadi pada tahun lalu. Kala itu, Dino mendapat kabar dari sang ibu bahwa ada sertifikat rumah yang digadaikan sindikat ke koperasi.
"Dengan menggunakan sertifikat itu mereka mendapat pinjaman Rp 5 miliar. Abis itu mereka kabur," kata Dino Patti Djalal kepada Liputan6.com, Rabu 10 Februari 2021.
Kejadian kedua terjadi dengan tersangka broker yang sama berinisial Topan, yang dikabarkan telah ditangkap sejak 12 November 2020.
Namun, ia masih bingung lantaran polisi belum bisa mengungkap siapa dalang dari pencurian sertifikat rumah ini.
"Dalangnya siapa, kan ada dalangnya ini. Dan kenapa juga si pembeli ini masih menghilang sampai sekarang. Jadi banyak tanda tanya," ungkap dia.
Kasus Selanjutnya
Kasus ketiga, Topan kembali beraksi dengan menyertakan KTP palsu untuk mendapatkan sertifikat rumah. Namun kali ini aksinya berhasil terciduk berkat laporan pihak notaris.
"Untung notarisnya pinter. Dia telepon saya, bilang itu KTP palsu bukan orangnya. Dan akhirnya saya laporkan polisi, tertangkap lah orang palsunya. Tapi orang yang menggunakan KTP palsu itu sudah lolos, sudah lari," ujarnya.
"Dari situ ketangkep 3 orang, termasuk si Topan ini. Tapi dia masih belum diketahui dalangnya siapa, kan ada dalangnya itu. Jadi saya masih bingung, kok dalangnya susah banget," keluh Dino Patti Djalal.
Dia lantas mempertanyakan penangkapan komplotan mafia tanah tersebut yang kasusnya belum terusut tuntas. Sebab setelah ditahan hingga sekian lama, belum terungkap siapa dalang dibalik kejahatan ini.
"Itu yang jadi pertanyaan besar saya, kenapa polisi tidak mau mengungkap siapa dalangnya. Tapi saya enggak putus asa, karena dalangnya sampai sekarang belum diungkap. Padahal enggak sulit mengungkap siapa dalangnya," ucap dia.
"Polisi masih belum bisa mengungkapkannya. Dino Patti Djalal heran sekali, kok enggak bisa mengungkap, kan enggak terlalu sulit. Apa sulitnya sih mengungkap dalang, udah ketangkep 3 orang," tutur dia.
Saat ditanya apa alasan polisi belum bisa menyelesaikan ujung dari kasus pencurian sertifikat tanah ini, ia tak mau banyak bicara.
"Silakan tanya polisi," pungkas Dino Patti Djalal.
Sumber: liputan6.com
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda