Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berapa Jumlah Titik Pada Gambar Di Atas?
Dream - Salah satu ilusi optik yang mungkin membuat Anda frustasi karena bingung adalah gambar kotak berbentuk ketupat berikut ini. Ilusi optik ini menguji seberapa besar kemampuan mata yang melihatnya.
Coba perhatikan gambar tersebut. Terdapat kotak berbentuk ketupat dengan latar belakang warna putih. Kemudian, di gambar itu ada titik-titik hitam di tiap persimpangan di mana garis vertikal, garis diagonal, dan garis horizontal bertemu.
Jika diperhatikan, titik-titik itu muncul dan menghilang setiap kali mata berpindah sapuan pandangan. Lebih frustasi lagi jika kalian diminta untuk menghitung berapa jumlah titik-titik hitam tersebut.
Masalahnya, setiap kali pandangan berganti dari persimpangan satu ke persimpangan lainnya, titik lama 'seolah' menghilang, digantikan dengan titik baru di mana pandangan diarahkan.
Ini cara menghitungnya..
© Dream
Mata kita sebenarnya ditipu oleh gambar ini. Rahasianya karena kita tidak bisa melihat titik-titik itu secara bersamaan.
Jumlah titik-titik dalam gambar tersebut sebenarnya adalah ada 12. Menurut The Verge, saat menatap titik hitam di tengah akan terlihat jelas, tapi penglihatan tepi manusia 'buruk' yang membuat yang lainnya terkesan menghilang.
© Dream
Dream - Otak diperas untuk mengira-ngira apakah ada titik lagi di pinggir pandangan mata. Dan karena pola gambar, otak akan mengira akan ada garis sehingga benar-benar mengabaikan adanya titik lain.
Teori tersebut telah dijelaskan dalam sebuah jurnal berjudul Perception yang diterbitkan pada tahun 2000.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya