Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(worldofbuzz.com)
Dream - Kekuatan internet begitu dahsyat akhir-akhir ini. Setiap tindakan menyenangkan apalagi sampai mencurangi bisa terungkap dan tersebar cepat. Buat pelaku bisnis, tentu kabar itu tak menyenangkan.
Melansir situs Lobak Merah, World of Buzz melaporkan pengalaman tak menyenangkan dalami wanita Malaysia bernama Norshaheera Jamaludin yang mengalami kerugian besar setelah ditipu pemilik bengkel yang tidak jujur.
Frustrasi oleh penipuan yang dialaminya, Norshaheera hanya bisa melampiaskan kekesalannya di media sosial. Dia memperingatkan orang-orang agar tidak menjadi korban penipuan semacam itu.
Kata Norshaheera, dia mengunjungi bengkel yang terletak di sebelah sebuah kuil di Sungai Petani, Kedah pada tanggal 1 Juli 2017.

Rupanya, Norshaheera kesal setelah montir menyerahkan rincian perbaikan senilai 4,010 ringgit (sekitar Rp 12,5 juta) hanya untuk penggantian karburator mobil Kancil 660 cc-nya!


Selain karburator, bengkel tersebut juga mengisi tanda terima dengan suku cadang yang mereka bilang telah diganti kepada Norshaheera. Meskipun, menurut Norshaheera, pihak bengkel sama sekali tidak mengganti apa pun.
" Bahkan, karburator mobil Kancil saya tidak disentuh sama sekali," tulis Norshaheera kesal.
© Dream
Sayangnya, ini bukan pertama kalinya dia memperbaiki mobilnya ke bengkel yang tidak beretika itu. Sebelum ini, dia juga mengirim mobil Proton miliknya untuk diperbaiki.
Saat itu, dia tidak melihat ada yang mencurigakan. Mungkin, itu sebabnya bengkel tersebut mengira bisa menipu Norshaheera kali ini.
Ketika unggahan Norshaheera viral di media sosial, banyak orang yang mengatakan bahwa mereka juga pernah ditipu oleh bengkel itu sebelumnya.

Seorang pria berkomentar bahwa mobilnya mogok di tengah jalan. Mobilnya kemudian diderek ke bengkel tersebut.
© Dream
" Ketika saya pergi ke sana keesokan harinya, beberapa bagian mesin mobil saya dibawa keluar. Kebetulan itu juga sebuah Kancil. Ketika saya bertanya di mana bagian mobil saya yang mereka keluarkan, mereka pura-pura mencari bagian-bagiannya tapi kemudian mengatakan bahwa mereka tidak dapat menemukannya lagi.
" Jadi, pada akhirnya saya harus membayar 1, 000 ringgit (Rp 3,1 juta)," tulis pria tersebut.
Pelajaran yang bisa dipetik dari kisah ini adalah usahakan memperbaiki kendaraan Anda di bengkel resmi yang telah ditunjuk oleh agen pemegang merek. Selain tersedianya suku cadang asli, para montir di bengkel resmi lebih mengenal karakter mobil Anda daripada mereka yang di bengkel tidak resmi.
(worldofbuzz.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya