Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Dream - Warga Dusun Penja, Desa Karueng, Kabupaten Enrekag, Sulawesi Selatan, sempat digegerkan kabar aneh. Gadis berinisial UR, disebut-sebut hamil tiga jam dan langsung melahirkan.
Tak sampai di situ, usai kehamilan yang singkat itu, UR melahirkan bayi yang langsung mengucapkan salam. Uniknya, status UR masih lajang, alias belum menikah.
Jasman, kakek bayi ajaib UR angkat bicara. Dia membuat pengakuan yang mengejutkan. Kakek bayi yang kini belum diberi nama itu menolak permintaan penyidik untuk mengetes DNA bayi 'ajaib' itu.
Menurut dia, pemeriksaan DNA tidak akan banyak berguna. " Jelas dong, nanti ada DNA-ku pada bayi. Karena UR itu kan anakku. Ada juga pasti DNA-nya kakaknya, mamaknya, keluarga kami," kata Jasman kepada Pojoksatu, Jumat, 7 Juli 2017.
Meski begitu, Kasat Reskrim Polres Enrekang AKP Abdul Haris Nicholaus belum mau menjelaskan secara detail kabar mengenai pemeriksaan tes DNA.
Haris mengatakan saat ini polisi sedang berfokus mengenai keterangan dari sembilan saksi yang diperiksa. Sembilan saksi tersebut yaitu antara lain petugas medis dari Puskesmas dan bidan, kepala Desa Karueng, ibu dan bapak UR, dua paman UR, dan tetangga.
" Dari hasil rangkaian penyelidikan itu untuk sementara keterangan yang kami peroleh dari pihak keluarga, satu keterangan, proses kehamilan dan kelahiran masih sama," kata Haris saat dihubungi Dream melalui telepon.
Dalam kasus bayi ajaib itu, Haris menampik adanya dugaan unsur gaib dalam peristiwa tersebut. " Untuk unsur gaib itu kami belum melihat," ujar Haris.
Dikabarkan sebelumnya, Jasman sempat berbelit-belit saat UR dan bayi diperiksa kesehatannya oleh petugas kesehatan. Dia kerap mengeluarkan alasan yang tidak rasional.
“ Saya menunggu ada petunjuk dari suara-suara (gaib). Karena ini (bayi) adalah amanat yang dititipkan kepada kami dan harus kami percayai,” ujar dia. (ism)
© Dream
Dream - Beberapa hari ini warga Dusun Penja, Desa Karueng, Kabupaten Enrekag, Sulawesi Selatan, digegerkan kabar terjadinya peristiwa unik. Gadis berinisial UR, dikabarkan hamil dalam waktu tiga jam.
Menurut kabar yang beredar itu, usai kehamilan yang singkat itu, UR melahirkan bayi yang langsung mengucapkan salam. Uniknya, status UR masih lajang, alias belum menikah.
Namun, menurut Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji, kabar yang menghebohkan warga itu merupakan klaim sepihak keluarga semata. " Apa yang sudah viral itu versi keluarganya," ucap Ibrahim saat dihubungi Dream melalui telepon, Selasa 4 Juli 2017.
Menurut Ibrahim, polisi sedang mencari keterangan dari bidan dan Kepala Desa Karueng. Polisi bersama dinas kesehatan dan petugas kecematan juga telah mendatangi rumah UR.
© Dream
Meski demikian, Ibrahim masih enggan membeberkan hasil pertemuan tersebut. " Wawancara dan hasilnya belum bisa kami sampaikan kepada khalayak," kata dia.
Saat berita ini diturunkan, polisi sedang menggali informasi dari orangtua dan nenek UR. Dalam beberapa hari ke depan, polisi akan meminta keterangan UR.
" Besok atau paling lambat Kamis kami akan memeriksa UR," ujar dia.
© Dream
Tapi, tak semua orang percaya dengan kabar yang 'ajaib' ini. Mereka yang tak percaya mengatakan bahwa kabar kehamilan UR yang singkat dan proses kelahiran 'bayi ajaib'-nya sebagai upaya menutupi aib.
Tetapi, Ibrahim belum setuju dengan asumsi tersebut. " Kami masih dalami dulu," ucap dia.
Menurut Ibrahim, saat ini rumah UR dijaga oleh Babinsa dan Babinkamtibmas. Penjagaan untuk mengantisipasi warga yang berdesak-desakan mencari tahu kondisi UR dan bayinya.
" Kami sampaikan ke kepala desa untuk menjaga situasi. Agar kondusif, diserahkan dulu ke polisi," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya