Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jenazah Guillermo Diapit Kedua Orangtuanya (Foto: Hmetro.com.my)
Dream - Pada September 1981, Guillermo Jacobe meninggal dunia selepas dirawat tiga hari di rumah sakit karena komplikasi usus.
Tiga hari kemudian, selepas semua ritual dilakukan, jenazah Guillermo dimakamkan.
Beberapa malam kemudian kakak Guillermo, Remedios Tagana (55), bermimpi adiknya tersebut meminta makamnya digali kembali secepat mungkin karena dia masih hidup.
Mimpi itu kemudian diberitahukan kepada ayah mereka, Fransisco Jacobe (92), yang enggan mempercayainya.
Malam berikutnya, Remedios bermimpi yang sama sekali lagi dan ia pun membujuk keluarganya untuk menggali kubur sang adik.
© Dream
Kuburan Guillermo pun akhirnya dibongkar pada November 1981.
Menurut sumber, keluarga terkejut lantaran mendapati mayat Guillermo tidak banyak berubah.
Jenazahnya dibawa pulang dengan keranda. Lantas dibersihkan, dan ketika itulah ibunya, Illuminada (77) mendapati tubuh pemuda tersebut seperti berkeringat.
Kata Illuminada, sejak saat itu, mereka menyimpan tubuh Guillermo di rumah dan secara teratur mengganti pakaian anaknya itu setiap Ahad.
" Pada saat tertentu, saya ajak dia berbincang, terutama ketika badan saya sakit.
" Nampaknya kesakitan itu hilang selepas beberapa jam kemudian," katanya.
© Dream
Menariknya lagi, Guillermo juga dilaporkan bisa " membantu" menyembuhkan penyakit orang lain.
Sejak itu rumah mereka kerap dikunjungi orang yang ingin mencoba kemujaraban Guillermo.
Seseorang dari mereka berkata, orang yang sakit hanya perlu berisik kepada mayat Guillermo mengenai penyakit yang diderita.
" Ia (penyakitnya) akan hilang tidak lama kemudian," katanya.
Selepas 33 tahun, mayat Guillermo dilaporkan masih utuh dengan gigi, wajah, kulit tangan dan saluran darah yang masih dalam kondisi baik.
Keluarga pun berjanji akan menjaga Guillermo hingga akhir hayat mereka.
Wallahualam.....
(Sumber: hmetro.com.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya