JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Stylianides Pemain Yang Mempersembahkan Kemenangannya Atas Chelsea Untuk Adikknya Yang Sekarat (mirror.co.id)
Dream - Zenon Stylianides, pemain U-21 Tottenham Hotspur, menghadapi dilema saat menghadapi Chelsea U-21 Jumat lalu. Masalahnya, Stylianides mendapatkan kabar duka saat tugas sebagai pemain sepak bola profesional berada di depan mata.
Saat menuju tempat berlaga, Stylianides diberitahu ibunya lewat telepon jika adiknya, Debi, tengah sekarat menghadapi ganasnya kanker darah. Kesedihan pun menyelimuti Stylianides.
Dia kemudian minta berbicara dengan adiknya. Setelah berbicara sebentar dengan adiknya, Stylianides pun memantapkan langkahnya menuju lapangan.
Pembicaraan dengan adiknya itu seolah membawa energi baru. Meski sempat bermain selama 67 menit, Spurs berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.
Namun, berita sedih menghinggapinya. Sebab, Debi akhirnya meninggal dunia saat laga baru berjalan 10 menit. Setelah pertandingan, Stylianides langsung menumpahkan perasaannya di Twitter.
" Hasil yang luar biasa malam ini, menang 3-1 dari Chelsea dan permainan tim sangat baik begitu juga dengan keputusan saya di dalam dan luar lapangan," tulis Stylianides.
Dia kemudian menjelaskan kabar duka yang diterima dari ibunya beberapa saat sebelum laga. Stylianides mengaku gembira masih sempat berbicara dengan adiknya.
" Saat memutuskan untuk tetap bermain dan menang, Ayah mengatakan 'lakukan itu untuk Debi dan Debi jadi penolongmu.' Kemenangan ini untukmu, aku mencintaimu adikku. Beristirahatlah di surga."
(Ism, Sumber: Mirror)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
