6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dua Pesawat Yang Hampir Tabrakan. (foto: Dailymail.co.uk)
Dream - Sebuah maskapai penerbangan China memberikan penghargaan berupa uang tiga juta yuan kepada salah satu pilotnya. Hadiah ini diberikan berkat tindakan heroik mencegah tabrakan dengan pesawat lain yang bisa membunuh 439 orang.
Laman People's Daily Online melaporkan, pilot Airbus A320 itu hendak lepas landas dari bandara di Shanghai bulan lalu, ketika sebuah Airbus A330 melintang di landasan pacu.
Pilot, bernama He Chao, memilih untuk mempercepat laju pesawatnya dan terbang di atas pesawat tersebut yang berjarak 19 meter di depannya. Keputusan ituberhasil menghindari tabrakan.
Insiden mengerikan itu terjadi di landasan pacu 36L di Bandar Udara Internasional Shanghai Hongqiao pada jam 12.04 waktu setempat pada 11 Oktober lalu.
Penerbangan MU-5643, sebuah Airbus A320-200, hendak lepas landas ketika penerbangan MU 5106, sebuah Airbus A330-300, baru saja mendarat dan meluncur di dekatnya.
© Dream
Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) merilis simulasi kejadian selama penyelidikan mereka bulan lalu.
Video menunjukkan A320 itu mempercepat laju pesawat di landasan pacu ketika Chao melihat A330 memasuki landasan pacu yang hanya beberapa meter di depannya. Pada saat itu, Airbus A320 sudah berjalan di kecepatan 240 km per jam, menurut sebuah pernyataan di situs maskapai China Eastern Airlines.
China Eastern Airlines menghargai tindakan cepat He Chao dengan bonus uang tunai dalam sebuah upacara pada hari sebelumnya. Para awak kabin juga diberikan 600.000 yuan.
© Dream
Menurut sebuah artikel sebelumnya dari People's Daily, ada total 413 penumpang dan 26 awak di dua penerbangan tersebut. Kedua pesawat yang hampir terlibat dalam tabrakan adalah milik China Eastern Airlines.
Airbus A330 terbang dari Beijing ke Shanghai, membawa 266 penumpang. Sedangkan Airbus A320 yang lepas landas itu hendak terbang dari Shanghai ke Tianjin, membawa 147 penumpang.
Penyebab kedua pesawat tersebut hampir ketabrak adalah..
© Dream
Sebuah penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas penerbangan China, CAAC, menemukan bahwa kontrol lalu lintas udara yang bersalah atas kejadian tersebut.
CAAC menduga pusat kontrol dan awak kabin A330 gagal mempertahankan komunikasi yang baik dengan controller.
CAAC telah mencabut izin dua pengendali lalu lintas udara yang bertanggung jawab atas insiden tersebut, dan menghukum 13 petugas kontrol lalu lintas udara dari The Eastern China Air Control Bureau.
Insiden nyaris tabrakan itu telah mengejutkan media China. Banyak yang membandingkannya dengan Musibah Tenerife, kecelakaan di landasan pacu fatal antara dua Boeing 747 yang menewaskan 583 orang pada tahun 197
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
