Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (BBC)
Dream - Tentara dan polisi Bolivia mulai mendaftar para anggotanya yang tambun alias gendut. Langkah ini dilakukan setelah Presiden Evo Morales mengeluh banyak di antara mereka yang tidak bugar saat latihan dan bertugas.
Diberitakan BBC, akhir pekan kemarin, Presiden Morales mengatakan tentara harus bisa menjaga kesehatan dan kebugaran. Tujuannya tak lain agar mampu mewakili Bolivia di kancah internasional.
Para pejabat militer mengatakan, mereka akan mendata berat badan anggotanya sebelum dilakukan ujian profesi. Hal itu dilakukan sebagai syarat kenaikan pangkat dan kebugaran tubuh.
Menteri Pertahanan Ruben Saavedra menyebut, tentara harus dipersiapkan secara intelektual dan fisik.
Sementara itu kepolisian juga melarang anggotanya yang gendut untuk memakai seragam hingga mereka menurunkan berat badan. Perintah itu mungkin sudah mendatangkan hasil, meski tidak terduga.
Di kota Oruro di selatan La Paz, dua petugas polisi yang sedang patroli mengenakan pakaian sipil berhasil menangkap pencuri di pasar.
Pada 2 Desember lalu, Presiden Morales mengusulkan agar tentara dan polisi yang mengabaikan kebugaran, tidak boleh mendapat promosi jabatan. Menurut dia, selalu dalam keadaan bugar adalah tanggung jawab dari pasukan keamanan Bolivia.
Namun tentara dan polisi mengeluhkan kurangnya fasilitas olahraga. Sehingga pemerintah kini menyediakan perlengkapan olah raga di barak-barak dan kantor polisi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya