Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Divel McLean Merugi Rp33 Juta Akibat "diamuk" Sebotol Salad Dressing. (Foto: Mirror)
Dream – Ada kejadian menarik di Wyoming, Amerika Serikat. Seorang wanita merugi lebih dari Rp30 juta usai mendapat `amukan` salad.
Dilansir dari Mirror, Selasa 15 November 2016, cerita ini bermula ketika wanita bernama Divel McLean, hendak menyiapkan makan malam. Salah satu makanan yang disajikan adalah salad.
Ketika membuka kulkas, dia terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Sebotol salad dressing mengamuk. Buat yang belum tahu, salad dressing adalah sejenis cairan baik yang telah atau belum dikentalkan yang dihidangkan bersama-sama dengan salad.
© Dream
McLean melihat sebotol salad dressing yang bermerek Dorothy Lynch berguncang dan meletup-letup. Bunyinya sangat kencang. Saking kencangnya bunyi letupan itu, wanita ini mengira saus salad tersebut “ kerasukan”.
“ Saya mendengar pop, pop, pop. Itu seperti kerasukan. Dia menggila itu salad muncrat ke udara, ke pojok ruangan,” kata dia kepada Fox19.
McLean juga menyebut suara tersebut seperti suara petasan yang dinyalakan di dalam rumah. “ Suaranya sangat nyaring,” kata dia.
Akibat insiden ini, McLean merugi sekitar US$2.500 atau Rp33,53 juta. Wanita ini mengaku kapok memakai salad dressing bermerek Dorothy Lynch. Saus salad ini juga telah “ menghancurkan” rumahnya. Muncratannya mengotori komputer, karpet, dinding, bahkan bajunya.
“ Produk ini ‘gila’,” kata dia.
© Dream
Dorothy Lynch pun merespons cepat insiden ini. Perusahaan tersebut segera menarik produk salad.
Alasannya, ada bakteri dalam salad yang menyebabkan cairan menghasilkan karbon dioksida yang menyebabkan cairan “ berubah” menjadi gelembung dan muncrat ke mana-mana.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya