Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Itu Terlihat Sulit Bernafas (YouTube)
Dream - Video dua orang penjaga keamanan Stasiun Kereta Api Malmo di Swedia yang membenturkan kepala seorang anak muslim berusia sembilan tahun ke lantai, menuai kecaman keras. Kini polisi mengatakan dua penjaga tersebut sedang dalam penyelidikan.
" Sepertinya anak itu tidak melakukan apa-apa. Tapi penjaga tiba-tiba membantingnya ke lantai," kata seorang saksi mata kepada Sydsvenskan, dikutip The Local.se.
" Dia (penjaga) mungkin beratnya 90 kilogram tapi dia menindih anak tersebut dan membenturkan kepalanya ke lantai."
Dalam video yang dipublikasikan koran lokal Sydsvenskan itu memperlihatkan seorang penjaga mendorong seorang anak hingga telentang di lantai, kemudian menindih dan membekap mulut anak itu dengan tangannya.
Anak itu terlihat sulit bernafas karena tubuh penjaga tersebut besar dan berat. Anak itu mengucapkan kalimat syahadat berulang-ulang.
Menurut laporan media lokal lainnya, penjaga keamanan di Stasiun Malmo memaksa anak itu dan temannya yang masih 12 tahun keluar dari kereta karena tidak memiliki tiket.
Penjaga tersebut adalah karyawan perusahaan sekuriti Svensk Bevakningstjänst yang dikontrak pemilik stasiun Jernhusen.
Juru bicara Jernhusen, Cecilia Granath mengatakan perusahaannya telah menghubungi Svensk Bevakningstjänst sejak peristiwa tersebut terungkap di media.
" Kami tidak menolerir tindakan yang mengandung kekerasan berlebihan," kata Granath kepada The Local Senin kemarin.
" Ini jelas-jelas video yang tidak menyenangkan. Namun kami masih punya sedikit informasi untuk memberi kesimpulan."
Sementara itu polisi mengatakan pada Selasa bahwa kasus ini telah diselidiki menyusul banyaknya kecaman terhadap pelaku.
" Mereka telah dijerat pasal penyerangan dan akan dimintai keterangan terkait insiden tersebut," kata Linda Pleym, juru bicara kepolisian Skane kepada koran Swedia, Aftonbladet.
CEO Svensk Bevakningstjänst, Anders Lonnebo, mengakui bahwa video insiden tersebut 'memang tidak baik di kamera'.
" Atas permintaan polisi, dua penjaga tersebut telah kami tahan begitu keluar dari kereta api," katanya.
Dalam video versi Sydsvenskan, hanya penjaga dan anak itu yang terlihat. Tapi Lonnebo mengatakan dia telah melihat video lain dari insiden itu yang memperlihatkan ada polisi di tempat kejadian.
" Laporan polisi dibuat untuk kedua pihak. Penjaga kami juga ditendang dan digigit (anak itu)," tambah Lonnebo.
Jumlah muslim di Swedia berada di kisaran 450 hingga 500 ribu jiwa dari 9 juta penduduk negara tersebut, menurut laporan tahun 2001 Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.Pada 2013, ada sekitar 300 kejahatan anti-muslim terjadi di Swedia.
(Sumber: OnIslam.net)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya