Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air telah berjalan. Tetapi, ada dua jemaah haji Indonesia belum dapat kembali ke Tanah Air karena terpisah dari rombongan mereka.
Laman resmi Kementerian Agama melaporkan, dua orang yang hilang itu adalah Atim Arta Ota, 62 tahun, asal Bogor, Jawa Barat, dan Hadi Sukma Adsani, 73 tahun, asal Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
"Mohon doanya. Kami akan sisir lagi dari nol titik-titik yang ada di Armina dan Mekah," kata Kepala Bidang Perlindungan Jemaah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kolonel Jaetul Muchlis.
Menurut Jaetul, petugas sudah mencoba cara spiritual dengan memohon doa khusus kepada para alim ulama di Tanah Air. Selain itu, tim pencari juga bermunajat di Multazam memohon diberi petunjuk keberadaan dua jamaah tersebut.
"Mungkin Allah belum perkenankan sampai saat ini. Mudah-mudahan esok atau lusa. Amin," ujar Jaetul.
Atim tergabung di kelompok terbang (kloter) embarkasi 56 Jakarta-Bekasi (JKS 56). Kebradaan Atim tak diketahui sejak 15 Agustus 2017.
Sementara itu, Hadi yang tergabung di kloter 37 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 37), menghilang sejak 2 September 2017. Terakhir kali, Hadi diketahui bermalam di Mina untuk melempar jumrah.
Pada musim haji 2017, tercatat ada 383 jemaah haji yang terpisah dari rombongan. Berkaca pada peristiwa itu, Jaetul berharap kedepannya jemaah haji Indonesia yang berisiko tinggi dan tak bisa mandiri dapat diberikan chip.
"Dari dulu saya juga usulkan agar bisa dimasukkan dalam item di BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)," ucap Jaetul.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?