Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Sumber: Instagram.com/magelang_news
Dream - Kasus ledakan mercon terjadi di Desa Jebengsari, Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu 19 April 2023, sekitar pukul 21.00 WIB. Akibatnya, belasan rumah warga rusak dan satu orang terluka pada bagian kaki.
Kapolresta Magelang, Kombes Pol Ruruh Wicaksono, mengatakan, sebanyak 13 rumah rusak akibat ledakan mercon di Magelang tersebut. 12 di antaranya rusak ringan dan satu rusak berat yaitu milik EBW yang memiliki bubuk mercon.
Ruruh menceritakan, ledakan ini terjadi saat EBW tidak ada di rumah sejak magrib. Sedangkan istri dan anaknya tengah memasak mi. Berikut adalah ulasannya.

Usai kejadian, Tim Jibom Gegana Polda Jateng sudah turun ke tempat kejadian perkara kemudian melakukan sterilisasi dan dalam olah TKP ditemukan titik ledakan.
" Saat ini EBW sudah diamankan di Polsek Salaman dan yang bersangkutan mengakui membuat bahan-bahan petasan," kata Ruruh, Kamis 20 April 2023.
Kepada polisi, EBW mengaku menyimpan bubuk mercon untuk dijadikan petasan sebanyak 8 kilogram. Bahan petasan tersebut diracik di tempat lain dan dibawa ke rumah saat sudah menjadi racikan.
Dalam olah TKP juga ditemukan satu karung petasan jadi yang sudah ada sumbu ukuran kecil dan petasan jadi dalam satu kardus dan tas kresek.
Berdasarkan keterangannya, ia meletakkan bubuk petasan yang sudah jadi di balik tembok bagian belakang. Ia membeli bahan petasan tersebut secara daring kemudian diracik sendiri di tempat lain.

Dansat Brimob Polda Jateng, Kombes Pol Yopie Indra Prasetya menjelaskan bahwa bahan petasan memang kondisinya tidak stabil, mudah sekali terpicu untuk meledak, baik terkena getaran atau jatuh, apalagi terkena api.
" Untuk kejadian ini masih kami cek lagi, ini pemicunya apa tetapi perlu diketahui memang pembuat petasan ini tidak stabil sehingga kami harapkan jangan lagi masyarakat berusaha untuk meracik membuat bahan petasan karena sangat berbahaya," katanya.
sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya