Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Seorang wanita asal Washington DC, Amerika Serikat, terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah kotorannya berwarna perak.
Wanita berusia 69 tahun ini kemudian menjalani perawatan di rumah sakit Universitas MedStar Georgetown.
Menurut laporan New England Journal of Medicine, wanita tersebut dinyatakan menderita kanker dan sempat merasakan pusing secara terus-menerus.

Para dokter mengungkapkan bahwa wanita ini memiliki 'warna kotoran yang tak biasa'. Dalam laporan yang ditulis, terlihat sebuah sampel yang tampak seperti logam.
Di awal pemeriksaan, dokter menyebut kemungkinan penyebab kotoran berwarna perak adalah adanya penyakit kuning dan efek samping dari obat yang diminumnya.
Setelah mengetes sampel kotoran, dokter menyimpulkan kanker yang dideritanya telah menyebar dari usus ke hati.
Menurut laporan The Mirror, dalam tubuh wanita tersebut juga ditemukan tumor kolorektal stadium lanjut sehingga ia harus menjalani perawatan di rumah sakit.

" Warna kotoran manusia umumnya dipengaruhi oleh apa yang dimakan dan juga oleh jumlah empedu - cairan kuning-hijau yang mencerna lemak - dalam feses. Saat pigmen empedu berjalan melalui saluran pencernaan, kotoran secara kimiawi diubah oleh enzim, mengubah pigmen dari hijau menjadi coklat," jelas Dr Michael F. Picco, seorang dokter di Mayo Clinic.
Sebenarnya kotoran memiliki berbagai warna yang berbeda. Jika kotoran berwarna merah terang atau hitam (yang mengindikasi adanya darah) sebaiknya segera menghubungi dokter agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sumber Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya