Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Piper PA-31 (Foto: Shutterstock)
Dream - Seringkali kita tertidur ketika sedang menaiki pesawat, terlebih saat penerbangan jauh. Sebagai penumpang, tentulah normal.
Tetapi bagaimana jika yang tertidur adalah sang pilot, hingga melewatkan tujuan pendaratan? Peristiwa itu benar-benar dialami oleh penerbangan pesawat carter milik Vortex Air, 9 November lalu.
Pesawat yang terbang dari Kota Devonport di Tasmania menuju King Island itu telah terlewat dari bandara tujuan sejauh 46 kilometer gara-gara pilot dilaporkan tertidur.
Dikutip dari laman stuff.co.nz, Rabu 28 November 2018, pilot pesawat jenis Piper PA-31 dengan mesin tunggal itu tertidur di kokpit. Saat pesawat itu melewati bandara tujuan pukul 07.15 pagi, tidak ada yang mengingatkannya.
Konsultan penerbangan dari Strategic Aviation Solutions, Neil Hansford, menjelaskan, dipastikan saat itu pesawat menggunakan fasilitas autopilot.
Dalam kondisi autopilot, jika pilot tertidur, maka pesawat akan terus terbang hingga kehabisan bahan bakar.
Neil memperkirakan, pesawat ini membawa persediaan bahan bakar untuk kembali ke Devonport atau ke tempat lainnya.
" Artinya, pesawat itu kemungkinan bisa sampai ke pesisir negara bagian Victoria jika pilotnya tidak terbangun," tambahnya.
Beruntung pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Kota Currie yang berjarak sekitar 46 km dari tujuan.
Para penumpangnya juga tidak mengalami insiden atau cedera apapun.
Atas kelalaian ini, sang pilot yang tidak disebutkan identitasnya ini harus menghadapi pemeriksaan dari Australian Transport Safety Bureau.
Kejadian ini termasuk insiden operasional yang serius di Australia. Duh ada-ada saja ya sahabat dream.
(Sumber: stuff.co.nz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya