Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Presiden Jokowi Menyambut Raja Saudi, Salman Bin Abdulaziz Di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (Sumber: Biro Istana Presiden)
Dream - Hujan deras disertai angin kencang menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud di Istana Bogor. Raja Salman tiba di Istana Bogor sekitar pukul 13.57 WIB.
Dalam proses penyambutan di Istana Bogor, Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja antara lain Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menko Polhukam Wiranto, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek.
Di tengah hujan deras, upacara penyambutan Raja Salman tetap digelar. Dari tayangan langsung sejumlah stasiun televisi, Rabu, 1 Maret 2017, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berdiri di posisi masing-masing meski hujan menguyur.
Setiba di Istana, Presiden Joko Widodo segera menyambut Raja Salman. Penyambutan diawali dengan mendengarkan lagu kebangsaan dari kedua negara.
Anggota Marching Band yang akan melantunkan lagu kebangsaan sebelumnya harus menerjang hujan lebat yang mengguyur kawasan sekitar Istana.
Hujan lebat disertai angin yang bertiup kencang bahkan membuat lampu gantung di Istana terlihat mengayun akibat tiupan angin.
Sejumlah menteri Kabinet Kerja kemudian bersalaman dengan Raja Salman. Beberapa saat kemudian, Raja Salman kembali masuk ke dalam mobil untuk menuju ruang pertemuan di bagian belakang Istana.(Sah)
(Laporan: Maulana Kautsar, M Ilman Nafi'an)