Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi
Dream - Ilmuwan terkemuka asal Inggris, Profesor Brian Cox, mengklaim bahwa manusia adalah satu-satunya makhluk cerdas yang ada di alam semesta. Artinya, kehidupan mahluk luar angkasa atau alien tidak mungkin ada.
Menurut Profesor Cox, manusia adalah makhluk unik. Proses biologis yang menyebabkan terbentuknya kehidupan cerdas di Bumi hanya kebetulan semata dan tidak akan terulang di mana pun di alam semesta.
Dalam sebuah film dokumenter BBC, Human Universe, Profesor Cox mengatakan kurangnya bukti nyata tentang kehidupan alien di planet lain telah menimbulkan kemacetan evolusi.
Bagi Profesor Cox, hanya ada satu peradaban teknologi yang begitu maju di galaksi ini dan itu adalah kita. Dan kita adalah makhluk yang unik.
Terkait asal-usul bentuk kehidupan yang kompleks, Profesor Cox berkata, " Kami masih terus berusaha memahami bagaimana itu bisa terjadi. Benar-benar tidak masuk akal. Kami yakin hal itu hanya terjadi sekali di kehidupan laut Bumi purba."
Beberapa bulan lalu, para ilmuwan mengklaim bahwa cara terbaik menemukan bentuk kehidupan alien adalah dengan meneliti tumbuh-tumbuhan, bukan binatang.
Dua ahli astrofisik Princeton University mengatakan ilmuwan seharusnya mengalihkan perhatian pada jejak klorofil di planet-planet di luar galaksi kita (exoplanet).
Namun mereka mengatakan hal itu hanya bisa dilakukan di masa datang dengan menggunakan teleskop NASA yang khusus meneliti exoplanet.
Timothy Brandt dan David Spiegel mengatakan kita mungkin bisa mendeteksi jejak air, oksigen dan klorofil di planet asing. Bahkan, NASA memprediksi 100 juta planet di galaksi kita dapat dihuni oleh alien.
NASA juga yakin bahwa dalam 20 tahun mendatang, mereka akan menemukan kehidupan alien yang kemungkinan besar berada di luar galaksi kita.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
