Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Sheikh Abdul Aziz Al-Sheikh (Al Arabiya)
Dream - Imam besar Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh, mengutuk ulah militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), karena telah banyak membunuh orang-orang yang dinilai tidak bersalah. Dia bahkan menyatakan ISIS merupakan musuh nomor satu bagi Islam.
" Ide ekstremis, radikalisme, dan terorisme... tak ada hubungannya dengan Islam dan mereka adalah musuh nomor satu bagi Islam," kata Al-Seikh dikutip Dream dari laman Al Arabiya, Rabu 20 Agustus 2014.
Menurut dia, ISIS yang telah medeklarasikan pendirian khalifah dengan mencaplok wilayah Irak dan Suriah, terkait dengan jaringan teror global Alqaeda. Al-Sheikh menilai ulah brutal ISIS telah mencoreng citra keyakinan Islam.
" Muslim adalah korban utama ekstremisme ini, seperti yang ditunjukkan oleh kejahatan yang dilakukan oleh apa yang disebut Negara Islam, Alqaeda, dan kelompok-kelompok yang terhubung kepada mereka," tambah dia.
Al-Sheikh menyerukan agar tindakan-tindakan toleransi dan moderasi diperbanyak oleh kalangan umat muslim. " Dalam negara damai bangsa Islam hidup bersama, beberapa negara telah dibuat tidak stabil oleh ekstremis, yang memecah-belah muslim atas nama agama," ujar dia.
Oleh sebab itu, dia menyerukan agar warga Saudi bersatu mendukung pemerintah mereka yang memerangi ISIS dan kelompok ekstremis. Sebagaimana diketahui, pemerintah Saudi telah menyumbang dana sebesar US$ 100 juta atau sekitar Rp 1.1 triliun kepada PBB untuk memerangi kelompok ekstremis itu.
" Konflik di luar perbatasan kita seharusnya tidak memisahkan kita. Dalam Islam, setelah bid'ah, memecah belah adalah kejahatan paling besar," kata Al-Sheikh.
Menurut dia, dialog merupakan jalan paling utama untuk mempersempit perbedaan. Sementara, toleransi, " merupakan akar pertumbuhan dan keberlanjutan Islam," ujar Al Sheikh. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya