Indonesia Bertekad Lindungi Lukisan Gua Kuno di Maros, Sulsel

Reporter : Ramdania
Minggu, 12 Oktober 2014 15:02
Indonesia Bertekad Lindungi Lukisan Gua Kuno di Maros, Sulsel
Begitu banyak peninggalan sejarah di Indonesia yang ternyata masuk dalam peninggalan sejarah tertua di dunia. Salah satunya lukisan stensil telapak tangan di Gua Maros.

Dream - Indonesia berjanji akan meningkatkan perlindungan terhadap lukisan gua kuno yang ditemukan di Maros, Sulawesi Selatan. Lukisan tersebut, menurut peneliti, menjadi bukti bahwa Eropa bukan tempat kelahiran seni yang selama ini dipercaya ilmuwan dunia.

Seperti dikutip Saudi Gazette, Minggu, 12 Oktober 2014, pejabat setempat berencana untuk memasukkan gua tersebut dalam daftar resmi " warisan budaya" bangsa UNESCO.

" Penemuan ini tentunya merupakan sesuatu yang bisa dibanggakan Indonesia. Tentu saja, kita harus melakukan yang terbaik untuk melindunginya," kata Andi Muhammad Said, Kepala Kantor Konservasi Warisan Budaya Provinsi Sulawesi Selatan.

Di gua itu ada lukisan siluet tangan di dinding gua yang berusia 40 ribu tahun. Lukisan tersebut dibuat dengan menyemprotkan semacam cat kemerahan di sekitar tangan terbuka yang menekan dinding.

Stensil itu dibuat sekitar waktu yang sama - atau mungkin sebelum - manusia purba meninggalkan karya seni di dinding gua di seluruh Eropa. Temuan tersebut telah lama dianggap sebagai karya seni pertama di dunia.

Said mengatakan bahwa daerah sekitar gua sudah ditetapkan sebagai " zona khusus" dalam upaya untuk melindungi lukisan prasejarah itu.

Saat ini, pejabat dinas terkait yang bertanggung jawab untuk menjaga 138 gua bersejarah di Maros, Sulawesi Selatan tersebut. Namun Said mengatakan pengaturan saat ini tidak terorganisasi karena tidak ada database resmi dari setiap situs lukisan gua kuno.

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie