Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Britis Muslim TV. Itulah nama saluran televisi baru yang akan diluncurkan di Inggris pada bulan ini. Stasiun televisi ini akan menyajikan tayangan-tayangan khusus untuk umat muslim di Britania Raya itu.
Sebelumnya, sudah ada stasiun televisi yang mengusung platform religi dan etnis minoritas. Namun, Britis Muslim TV ini sedikit berbeda. Di mana program-programnya hanya akan dibiayai dan dibuat di dalam negeri saja.
Stasiun ini mulai dikonsep akhir tahun lalu. Sementara, perencanaannya dimulai awal tahun ini. Proses pendiriannya tergolong cepat. Stasiun ini akan mengudara di langit Britania dengan platform digital.
Sejumlah tanyangan untuk menggambarkabn tagline “ Kepercayaan diri muslim, Inggris yang nyaman” sedang dikerjakan. Tak hanya melalui layar kaca, stasiun ini juga siap mengampanyekan kepentingan umat Islam di Inggris melalui media sosial, Facebook dan Twiter.
Sebenarnya, Britis Muslim TV bukanlah televisi muslim pertama di Inggris. Stasiun serupa bahkan sudah mengudara sejak 2004. Islam Channel adalah salah satu contoh stasiun muslim yang terkemuka. Saluran lainnya Noor TV, Peace TV, dan Iqra TV. Namun televisi-televisi itu fokus pada komunitas muslim di Asia Selatan.
Direktur Marketing dan Komunikas, Wasim Akhtar, mengatakan tayangan Britis Muslim TV akan berbeda dengan televisi muslim lain. Televisi ini lebih terbuka terhadap berbagai pandangan dalam Islam.
“ Oleh sebab itu saluran ini tidak hanya tentang isu keyakinan, ini akan mengangkat praktik dalam kehidupan muslim di Britania,” tutur dia dikutip Al Arabiyya, Jumat 6 Juni 2014.
Berdasar sensus pemerintah tiga tahun silam, muslim menjadi komunitas yang tumbuh paling cepat. Jumlahnya sudaha mencapai 1,6 juta jiwa. Separuh di antara mereka masih berusia di bawah tiga puluh tahun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya