Pertama Kali ke Pusara Ibu, Kisah Bocah Ini Bikin Hati Menangis

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 11 Desember 2018 08:00
Pertama Kali ke Pusara Ibu, Kisah Bocah Ini Bikin Hati Menangis
Sejak dilahirkan dia tak pernah bertemu ibunya yang meninggal saat melahirkan. Keinginan menemui ibu dikabulkan sang ayah. Di pusara, jawaban sang anak bikin hati menangis

Dream - Punya orangtua lengkap adalah kebahagiaan tersendiri bagi seorang anak. Kebutuhannya akan kasih sayangnya juga terpenuhi.

Sayangnya, kebahagiaan itu tidak bisa dirasakan seorang bocah asal Lhokseumawe, Aceh. Sejak kecil, dia tidak pernah berjumpa dengan sang ibu yang meninggal saat melahirkannya.

Kisah pilu ini diceritakan pemilik akun Facebook Teuku Putra yang merupakan ayah dari bocah lucu tersebut.

" Akhirnya dia (putriku ) menanyakan!!! Menanyakan sosok yang sering dia dengar dari mulut/bibir kawan-kawan sebaya!!! Sosok yang disebut dengan kata-kata Mamak!!!" tulis Putra, diakses pada Senin 10 Desember 2018.

Putri kecil itu menoleh ke kanan kirinya. Dia tidak menemukan sosok yang disebut ibu, seperti teman-temannya. Gadis cilik itu lalu bertanya kepada sang ayah di mana keberadaan ibunya.

" Pertanyaan yang hamba khawatirkan karena takut hamba tidak bisa menjawabnya atau dia yang tidak bisa menerima. 'Mana mamak, Yah??? Mamak mana???" tulis Putra menirukan ucapan putrinya.

Perasaan Putra teraduk-aduk. Dia pun memberikan jawaban spontak.

" Di rumah baru, Nak," kata Putra.

1 dari 3 halaman

Mengajak ke Makam Ibunya

Putra berharap dengan jawaban itu, anaknya berhenti bertanya. Sayangnya, jawaban itu semakin membuat putrinya penasaran.

" Di mana rumah balu (baru) Mamak, Yah? Pigi lihat yok (Pergi melihat yuk)???" pinta anak Putra.

Tak kuasa menahan perasaan, Putra segera menggendong anaknya. Keduanya lalu mendatangi rumah baru yang merupakan sebuah makam yang ada di belakang tempat tinggal mereka.

Putra pun menurunkan putrinya dari gendongan dan membiarkan gadis kecil itu berdiri di samping makam ibunya. Putri kecil lucu itu melihat batu nisan hingga seluruh makam.

 

2 dari 3 halaman

Jawaban sang putri buat menangis

" Lalu dia kembali memalingkan muka ke wajah Ayah, menatap dan terus menatap wajah ayah sambil memberikan pertanyaan terakhir yang akan memastikan jawaban yang sudah ada di dalam benak, 'Mamak sudah meninggal ya, Yah, ya?' Ya Tuhan,"  tulis dia.

Hati Putra semakin hancur. Dia pun hanya bisa memberikan isyarat dengan dua kali anggukan kepala, pertanda iya.

" Spontan dia Langsung memalingkan kepala kembali ke atas tumpukan tanah yang ada di hadapan, sambil berteriak memanggil 'Mamak, mamak, bangun',"  tulis dia.

3 dari 3 halaman

Berikut kisahnya

Beri Komentar
Perjuangan Ria Irawan, Pantang Menyerah Lawan Kanker