Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Beban fisik ibu yang sedang mengandung cukup berat. Selain menjaga kondisi badan, sang ibu juga harus menjaga janinnya.
Saat masih di dalam perut, janin dalam kondisi rawan. Tekanan sedikit saja dapat mempengaruhi janin.
Meski dalam kondisi hamil, seorang ibu atau calon ibu tetap mendapat kewajiban untuk mendirikan sholat. Dengan kondisi perut berisi janin, tentu banyak ibu hamil kesusahan apabila mendirikan sholat sesuai posisi yang seharusnya.
Baca juga: Penjelasan Tentang Manfaat Gerakan Sholat Untuk Ibu Hamil
Lantas, bagaimana cara sholat yang pas untuk ibu hamil?
Dikutip dari laman konsultasi syariah, terdapat kaidah dalam fikih untuk melaksanakan ibadah sesuai kemampuan. Allah SWT tidak membebani hamba-Nya di luar batas kemampuannya, seperti dalam Surat At Taghabun ayat 16.
Bertaqwalah kepada Allah semampu kalian.
Rasulullah Muhammad SAW juga bersabda, seperti diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.
Apabila aku perintahkan kalian, maka lakukanlah semampu kalian.
Dalam sholat, terdapat tiga posisi yang bisa dilakukan seseorang.
Posisi pertama dan utama adalah dengan berdiri. Posisi kedua dengan duduk jika tidak bisa berdiri. Sedangkan posisi ketiga dengan berbaring jika duduk tidak bisa.
Ada riwayat dari sahabat Imran bin Hushain RA. Suatu saat, Imran bertanya kepada Rasulullah mengenai cara sholat yang tepat karena sedang terkena penyakit wasir.
Sholatlah sambil berdiri, jika tidak mampu, kerjakan sambil duduk, jika tidak mampu, kerjakan dengan berbaring miring. (HR Bukhari).
Sementara untuk ibu hamil, penjelasan dari Imam Ibnu Qudamah dalam kitab Al Mughni bisa dijadikan pegangan.
"Orang yang mampu berdiri, namun tidak bisa rukuk dan sujud, maka kewajiban berdiri tidak menjadi gugur baginya. Namun dia tetap sholat sambil berdiri, dan berisyarat ketika rukuk (dengan posisi berdiri), kemudian duduk dan berisyarat untuk sujud. Dan ini merupakan pendapat As Syafii."
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti