Ironi Audrey Yu Jia Hui, Antara Pancasila & Stereotipe Rasial

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 8 Juli 2019 17:00
Ironi Audrey Yu Jia Hui, Antara Pancasila & Stereotipe Rasial
Audrey terpaksa meniti karir di luar negeri.

Dream - Mungkin tidak banyak yang tahu nama Audrey Yu Jia Hui. Gadis belia keturunan Tionghoa asal Surabaya, Jawa Timur, ini bisa dibilang merupakan salah satu 'mutiara' bangsa Indonesia.

Dikutip dari Pojoksatu, Senin 8 Juli 2019, gadis yang terlahir dengan nama Maria Audrey Lukito sudah membuat kagum sejak kecil. Dia hanya butuh waktu lima tahun untuk menyelesaikan jenjang Sekolah Dasar.

SMP dituntaskan hanya dalam waktu satu tahun dan bangku SMA hanya sempat dia duduki selama 11 bulan saja. Padahal, kala itu Audrey baru berusia 13 tahun.

Lulus SMA di usia yang masih tergolong remaja membuat Audrey kesulitan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Tidak ada kampus di Indonesia yang bisa menerimanya sebagai mahasiswa, sehingga dia putuskan kuliah di Amerika Serikat.

Bukan pula kampus sepele, Audrey mulai kuliah di The College of William and Mary, Virginia, jurusan Fisika dan lulus dalam usia 16 tahun. Yang lebih membanggakan, Audrey lulus dengan predikat Suma Cumlaude di institusi pendidikan tertua di AS yang berafiliasi dengan kampus mentereng, Harvard University, itu.

Meski menempuh pendidikan di negeri asing, Audrey tak lupa akan negeri asalnya. Dia bahkan sangat bangga jadi anak Indonesia dan sangat mencintai Pancasila.

2 dari 6 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary