Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kantor Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi membuat pengumuman bersejarah. Pada Senin 12 Februari 2018, kantor Jaksa Saudi membuka rekrutmen tenaga penyidik khusus untuk perempuan.
" Lowongan tersedia untuk posisi wanita di staf penuntutan publik dengan pangkat letnan penyidik," demikian pergumuman tertulis dari Kantor Jaksa yang disebarkan melalui Kementerian Informasi Saudi, dikutip dari Arab News.
Pengumuman tersebut merupakan bagian dari program reformasi Vision 2030 yang dipimpin Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. Di masa kepemimpinan Mohammed sekitar 22 persen wanita berkarier di ruang publik, tidak lagi hanya berada di rumah.
Terbukanya peluang perempuan untuk bekerja membuat ratusan ribu pendaftaran izin kerja masuk. Dilaporkan Departemen Imigrasi Arab Saudi, sebanyak 107.000 pelamar mendaftar untuk memperebutkan 140 posisi kosong di bandara dan pengecekan wilayah batas negara.
Raja Salman tahun lalu memutuskan wanita diizinkan mengemudi pada Juni 2018. Keputusan ini dianggap sebagai reformasi bersejarah karena memberi peluang bagi perempuan untuk beraktivitas dan bekerja di luar rumah.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global