Jumat, 23 Oktober 2026 Cari

JK: Konflik di Negara Islam Dibuat untuk Kepentingan Pribadi

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 7 Juni 2018 09:00
JK: Konflik di Negara Islam Dibuat untuk Kepentingan Pribadi
Islam di Indonesia dibawa oleh pedagang, bukan dengan cara perang.

Dream - Jusuf Kalla mengatakan bahwa konflik yang terjadi di negara Islam dipengaruhi kepentingan pribadi pihak tertentu. Menurut wakil presiden yang karib disapa JK ini, ada pengondisian untuk membuat negara-negara Islam saling berkonflik.

"Jadi ada suatu pengkondisian bahwa kalau ingin negara Barat maju, maka Islam harus berkonflik satu sama lain. Jadi ditulis dibuku," ucap JK, saat menghadiri rapat Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Jakarta, Rabu 6 Juni 2018.

JK menyebut, konflik yang terjadi di negara Islam di Timur Tengah menumbuhkan imaji tentang fobia Islam. Kondisi ini menyebabkan ketakutan terhadap Muslim yang berkunjung ke negara lain.

JK mencontohkan, orang-orang yang memiliki pemikiran radikalisme, otaknya datang dari negara yang sedang berkonflik, seperti Suriah, Irak, Afganistan, dan beberapa negara lain.

"Di Indonesia muncul radikal itu dari daerah yang berkonflik. Dan itu orang asing," kata dia.

Neburut JK, meski jumlah penduduk Indonesia mayoritas Muslim, tidak terpengaruh dengan konflik tersebut. Sebab, Islam masuk di Indonesia dibawa oleh para pedagang, bukan dengan cara perang.

"Karena sejarah Islam di Indonesia di Asia Tenggara itu bukan datang dengan perang," ujar dia.

Beri Komentar