Asal Prokes Ketat, DMI Persilakan Masjid Buka Saat Ramadan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 24 Maret 2021 11:12
Asal Prokes Ketat, DMI Persilakan Masjid Buka Saat Ramadan
Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla menyatakan ibadah Ramadan tahun ini bisa dilaksanakan di masjid.

Dream - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, mempersilahkan pengurus masjid untuk melayani jemaah sepanjang Ramadan. Tetapi pengurus harus bsia memastikan protokol kesehatan di dalam masjid diterapkan secara ketat.

" Kita persilakan masjid di semua daerah dibuka tapi tetap menjaga jarak," ujar JK, dikutip dari Merdeka.com.

JK mengatakan ibadah pada Ramadan kali ini berbeda dengan tahun kemarin meski sama-sama masih dalam pandemi Covid-19. Tahun lalu, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan ibadah Ramadan seperti sholat Tarawih di rumah.

Untuk tahun ini, kata JK, ibadah bisa dilakukan di masjid. Tetapi, harus menggunakan masker.

" Ini bedanya dengan situasi sebelumnya karena mall juga sudah dibuka, masak masjid enggak dibuka," kata JK.

 

1 dari 2 halaman

Pengurus Harus Bertindak Tegas

Dia pun kembali mengingatkan mengenai protokol kesehatan harus dijalankan secara ketat. Seperti menjaga jarak antar jemaah 1 meter, memakai masker, membawa alat sholat sendiri dan disediakan fasilitas cuci tangan oleh pengurus masjid.

Jika ditemukan pelanggaran, JK meminta pengurus masjid untuk bertindak tegas. Jika mendapat jemaah tidak memakai masker, misalnya, pengurus dapat melarang yang bersangkutan masuk masjid dan mengikuti sholat berjemaah sampai mau memakai masker.

" Pakai masker, kalau ada jamaah tak pakai masker suruh dulu pakai masker baru boleh masuk, kemudian cuci tangan di setiap pintu ada disinfektan, atau sabun atau tempat wudhu mesti ada sabun," kata dia.

 

2 dari 2 halaman

Anjurkan Mulai Bersih-bersih

Selain itu, disiapkan petugas di tiap pintu masuk untuk mengontrol suhu. Menurut dia, protokol kesehatan tidaklah rumit dijalankan.

Sedangkan agar ibadah lancar, JK mengimbau pengurus masjid mulai menjalankan kegiatan bersih-bersih. Seluruh areal masjid disemprot dengan desinfektan.

" Kan sudah jelas, bahwa tempat-tempat umum dan mall-mall itu dapat dibuka dengan syarat laksanakan protokol kesehatan yang ketat. Nah, kalau masjid baiknya jika tidak bisa dengan semprotan, maka perlu dengan pembersih lantai (dipel)," kata dia.

Beri Komentar