Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kaligrafi Rasulullah Muhammad SAW (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Zaid bin Tsabit memiliki posisi istimewa bagi Rasulullah Muhammad SAW. Sahabat Rasul satu ini terkenal memiliki kecerdasan dan kecakapan yang tinggi.
Kecerdasan itu membuat Zaid punya peran penting dalam proses penulisan Alquran. Zaid dipercaya Rasulullah untuk menuliskan setiap wahyu yang baru saja turun.
Setiap mendapat wahyu, Rasulullah mendiktekan kepada Zaid yang langsung menghafalnya dan menuliskannya dalam media apapun yang ditemui, baik pelepah kurma, kulit hewan, dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, Zaid juga punya tugas menulis surat-surat Rasulullah untuk dikirimkan kepada penguasa negara lain. Rasulullah mendikte isi surat, Zaid menuliskannya.
Jika orang yang dituju tidak mengerti Bahasa Arab, Zaid juga bertugas menerjemahkannya ke bahasa mereka. Sehingga Zaid bisa menguasai banyak bahasa.
Suatu hari, Rasulullah mendapat kabar dari orang-orang yang datang mengenai seorang anak Bani Najjar yang sudah menghafal 17 Surat Alquran. Bani Najjar adalah salah satu suku di Jazirah Arab yang menganut agama Yahudi.
Mendengar kabar itu, Rasulullah merasa takjub dan memerintahkan Zaid untuk belajar aksara Yahudi, yang dikenal dengan istilah Ibrani. Zaid diharuskan fasih baik lisan maupun tulisan.
" Wahai Zaid, pelajarilah untukku aksara Yahudi, karena demi Allah, aku tidak merasa aman terhadap suratku dari orang Yahudi," kata Rasulullah.
Maksudnya, Rasulullah tidak mengerti aksara dan bahasa Yahudi. Sehingga, Rasulullah khawatir pesannya tidak dipahami oleh kaum Yahudi.
Zaid pun belajar bahasa Yahudi dalam dalam setengah bulan dia sudah bisa menguasainya dengan baik. Ketika Rasulullah ingin menulis surat kepada umat Yahudi, Zaid menuliskannya dalam aksara Ibrani.
Rasulullah juga pernah menyuruh Zaid belajar Bahasa Suryani. Diketahui, Bahasa Suryani adalah induk dari bahasa Arab dan Ibrani.
Suatu hari ada surat yang diterima Rasulullah bertuliskan aksara Suryani. Khawatir salah memahami, Rasulullah mendatangi Zaid.
" Telah datang kepadaku surat, dan aku tidak ingin dibaca sembarang orang. Bisakah engkau mempelajari aksara Ibrani-atau Rasulullah mengatakan-aksara Suryani," kata Rasulullah kepada Zaid.
Zaid langsung mengiyakan permintaan Rasulullah. Hanya dalam waktu 17 malam, Zaid sudah fasih bahasa Suryani, lisan dan tulisan.
Dalam mendakwahkan Islam, Rasulullah tidak hanya berinteraksi dengan orang Arab melainkan juga orang asing. Tidak juga hanya secara langsung namun termasuk berkirim surat.
Di antara orang asing yang mendapat dakwah Islam dari Rasulullah antara lain Heraclius yang merupakan Kaisar Romawi Timur, Muqawqis yang merupakan Raja Qibhti Mesir, Kisra sang penguasa Persia, dan masih banyak lagi.
Riwayat ini menunjukkan pentingnya belajar bahasa asing. Salah satu fungsinya untuk memudahkan kita berinteraksi dengan orang asing.
Sumber: NU Online.
Dream - Di masa-masa awal Rasulullah Muhammad SAW dan umat Islam berada di Madinah, gangguan masih kerap dialami. Salah satunya dari komunitas Yahudi lewat ekonomi.
Komunitas Yahudi sempat menguasai perekonomian Madinah. Mereka menjalankan praktik ekonomi yang tidak manusiawi. Salah satunya menjebak orang dengan utang berbunga sangat tinggi.
Selain itu, komunitas Yahudi Madinah juga suka memantik perselisihan antara Suku Aus dan Suku Khazraj. Sehingga, kondisi perekonomian Madinah kala itu benar-benar merugikan penduduk terutama umat Islam.
Begitu tiba di Madinah, Rasulullah kemudian mendirikan pasar dan mengajari umat Islam mengenai tata krama dalam perdagangan, mendorong para sahabat untuk berbisnis, serta mencari rezeki dengan jalan halal.
Kabar pendirian pasar oleh Rasulullah membuat komunitas Yahudi Madinah kala itu gusar. Apalagi, umat Islam kala itu bisa menumbangkan hegemoni ekonomi komunitas Yahudi yang menyengsarakan
Alhasil, komunitas Yahudi kala itu menjadi terpuruk. Mereka juga tidak bisa lagi meneror masyarakat Madinah dengan bunga pinjaman yang tinggi dan praktik perdagangan yang memeras.
Komunitas Yahudi tidak terima dan menuding Rasulullah serta umat Islam menghancurkan bisnis mereka.
Tudingan itu memicu perang komunitas Yahudi melawan umat Islam, baik perang dagang maupun pertempuran fisik. Sayangnya, komunitas Yahudi tidak pernah sekalipun menikmati kemenangan.
Di lain waktu, umat Islam mendapat perlakuan jahat dari kaum Musyrik Mekah. Tetapi, hal itu tidak dibalas Rasulullah dengan kekerasan namun tindakan dapat disertai strategi jitu.
Suatu waktu, pemimpin Bani Hanifah, Tsumamah bin Utsal, mendapat caci maki dari kaum musyrik Mekah lantaran memutuskan memeluk Islam. Merasa tidak terima, Tsumamah yang hendak umroh mencegat pengiriman gandum Yamamah menuju Mekah.
Kondisi ini menyebabkan masyarakat Mekah mengalami kelaparan berat lantaran pasokan makanan habis. Mereka terpaksa makan ilhis (makanan yang terbuat dari campuran darah dan bulu unta) sekadar untuk bertahan hidup.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya