JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Desi Gebrina (Foto: Merdeka.com
Dream - Mengabdi pada Ibu Pertiwi sebagai prajurit TNI tak pernah memandang suku dan ras. Siapa pun bisa mendaftar dan turut andil menjadi bagian dari taruni Akademi Militer (Akmil) TNI.
Layaknya wanita cantik bernama Desi Gebrina Rezeki ini. Tak pernah terbesit di benaknya bisa lolos menjadi taruni pertama asal Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam.
Bukan berasal dari keluarga berada, ia sempat berkecil hati. Namun, semangat yang memuncak di dadanya kembali membangkitkan dirinya untuk mengabdi pada negeri.
Ada cerita unik selepas Upacara Prasetya Perwira oleh Presiden Joko Widodo pada Juli 2020. Seorang Perwira Remaja Wanita (Kowad) lulus didampingi oleh ibu dan kakaknya saat berada di Lapangan Sapta Marga Kompleks Akmil Magelang.

Desi merupakan salah satu sosok yang banyak mencuri perhatian. Hal ini lantaran dirinya berhasil lolos menjadi taruni pertama yang berasal dari Aceh. Kini, ia pun menyandang pangkat Letnan Dua (Letda) dalam satuan Korps Zeni.
Desi bukan berasal dari keluarga yang bergelimang harta. Untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, ayah Desi bekerja sebagai tukang cukur rambut. Sementara itu, sang ibunda merupakan ibu rumah tangga biasa.

" Sedangkan ayah Desi, M Yahya (80) yang sehari-hari menjadi tukang cukur rambut, tidak bisa hadir lantaran sakit," dikutip dari akun YouTube Edward Sitorus Papua Channel.
Kini, perjuangannya tak sia-sia. Ia berhasil lulus setelah menimba ilmu selama empat tahun di Akmil. Rasa bahagia senantiasa menyelimuti dirinya saat melihat wajah bahagia kedua orang tuanya. Meski berasal dari keluarga sederhana, nama Desi kini akan menjadi kebanggaan warga Aceh.

" Perasaan pastinya bangga bisa menyelesaikan selama empat tahun pendidikan dengan background orang tua yang sederhana, tapi bisa selesai. Nggak terasa empat tahun akhirnya selesai," ungkapnya.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
